Wisata Terbaru

Uji Adrenalin dengan Bersepeda Udara di Banyu Nget Trenggalek


Kabupaten Trenggalek Jawa Timur kini memiliki destinasi wisata baru yang sangat indah dan alami, yakni wisata alam Banyu Nget.

Sejak awal dibuka, destinasi wisata ini banyak diminati wisatawan karena suasana yang sejuk, asri, dan alami. Tak cuma itu, aneka macam wahana buatan yang menantang tersedia di sini.

Kebanyakan masyarakat dari berbagai daerah yang berwisata ke Trenggalek Jawa Timur, tujuan utamanya adalah Kecamatan Watulimo.

Beragam destinasi wisata yang bisa dinikmati oleh wisatawan yakni Goa Lawa, Pantai Prigi, Pasir Putih, Pantai Simbaronce, Kawasan Wisata Cengkrong dan sejumlah pantai lainnya.

Perhutani membuka kawasan wisata yang bernama Banyu Nget yang bermakna air hangat di Kecamatan Watulimo.  Keindahan alam berupa air terjun, aliran sungai berbatu, kedung  atau kolam air hangat, serta berbagai wahana bermain yang memacu adrenalin dikemas dalam satu kawasan.

“Kawasan ini sangat cocok untuk keluarga, suasana alamnya sejuk dan pemandangannya," kata pengunjung asal Kecamatan Panggul, Trenggalek, Setyo Kromo (35).

Hampir setiap hari, lokasi ini ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun dari luar daerah. Salah satu wisatawan bernama Ika Septin misalnya. Ia mengaku penasaran dengan lokasi wisata Banyu Nget yang diketahuinya dari media sosial.

“Awalnya Saya melihat kawasan wisata ini dari media sosial. Dan setelah Saya lihat sendiri datang ke Banyu Nget ini, ternyata memang sangat luar biasa indahnya,” ujarnya.

Jalur yang mudah dilalui serta area parkir yang luas merupakan fasilitas yang membuat nyaman pengunjung.

Keseriusan Perhutani dan warga setempat mengelola destinasi wisata alam itu terungkap dari penataan kawasan. Spot foto, rumput, aneka tanaman dan bunga disusun sedemikian rupa sehingga terlihat selayaknya taman bunga di tengah hutan.

Untuk masuk kawasan ini, wisatawan diwajibkan membeli tiket masuk Rp. 5.000 per orang.  Pengunjung tidak perlu khawatir apabila tidak membawa uang tunai untuk membeli tiket, sebab lokasi wisata ini juga menerima pembayaran tiket dengan menggunakan uang elektronik (E-Money).

Setelah tiket dibeli, wisatawan dipersilahkan masuk kawasan dan disambut oleh petugas yang sangat ramah di gerbang kawasan wisata.

Selama menyusuri jalan setapak dalam kawasan wisata Banyu Nget, udara segar dan suasana sejuk terasa.  Suara ranting pohon yang tertiup angin dan kicau burung, seolah menjadi alunan musik alam mengiringi para pengunjung selama di kawasan ini.

Di dalam kawasan hutan, terdapat sungai berbatu. Pengunjung bisa memilih jalan untuk melintasi sungai, yaitu jembatan bambu dan jembatan gantung yang diberi nama jembatan kangen.

Kedung Banyu Nget memiliki sumber air dari dasar kolam. Selain kolam air hangat, pengunjung bisa menikmati keindahan air terjun Urang Kambu.

Air terjun berketinggian sekitar 30 meter itu begitu menggoda wisatawan untuk terjun ke air dan berenang. Bagi yang tidak mahir berenang, petugas menyiapkan baju pelampung.

Fasilitas tempat penyimpanan tas maupun sepatu juga disediakan di sekitar air terjun dengan memanfaatkan pohon serta kayu.

“Kami bisa berenang dengan nyaman karena ada petugas yang mengawasi. Bagi yang tidak berenang, juga ada menara pantau di atas pohon untuk santai sambil menikmati suasana alam,” kata Setyo Kromo.


Puas bermain air, wisatawan kembali dimanjakan dengan adanya area untuk mendirikan tenda yang dilengkapi dengan wahana ayunan serta tempat tidur gantung (hammock) di ketinggian dan terpasang di antara pepohonan rindang.

Untuk menju ke berbagai spot lokasi wisata ini, pengunjung tidak perlu khawatir. Sebab, setiap titik spot ada petugas yang berjaga serta rambu-rambu penunjuk arah yang jelas. Fasilitas tempat ibadah juga sudah tersedia di dalam maupun luar lokasi wisata.

“Konsepnya penataan bagus, tidak membuat pengunjung bingung. Lokasi camping ground ini sangat nyaman. Bisa untuk santai melepas lelah setelah berjalan menikmati keindahan alam Banyu Nget,” ujarnya.

Tak kalah dari destinasi wisata lainnya, Banyu Nget juga memiliki wahana yang memacu adrenalin berupa sepeda udara. Pengunjung bisa menikmati keindahan alam dari sepeda udara yang dilengkapi peralatan standar keamanan khusus.

“Ini pengalaman pertama Saya naik sepeda terbang. Awalnya takut, tapi setelah naik rasanya mau mengulang lagi. Sensasi yang sangat luar biasa,” kata Ika. (kompas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Melancong Yuk Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Diberdayakan oleh Blogger.