Tampilkan postingan dengan label Australia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Australia. Tampilkan semua postingan

Bagi yang Bernyali, Rasakan Sensasi Naik Kereta dengan Kemiringan 52 Derajat


Melancongyuk - Pernah kah Anda merasakan sensasi naik kereta api berpenumpang dan turun dari ketinggian hingga 52 derajat? Jika belum, maka patut mencoba wahana yang ada di Scenic World Blue Mountain, Katoomba, Australia.

Nama wahananya ialah Scenic Railway, yakni sebuah kereta berpenumpang dengan atap dan sisi kanan serta kiri dilapisi kaca. Kereta yang terdiri lebih dari delapan gerbong ini akan membawa Anda meluncur dari ketinggian sudut kemiringan hingga 52 derajat.

Selama meluncur, Anda akan diajak melihat keindahan hutan hujan tropis di Blue Mountain, lalu menyusuri semak-semak belukar dan masuk ke dalam sebuah goa tua bekas galian tambang. Hmmm… Seru bukan? Mau tau cerita lengkapnya?

Scenic Railway merupakan salah satu wahana yang tidak pernah sepi jika berkunjung ke Scenic World, Blue Mountain, Katoomba, Australia. Setelah membayar tiket masuk, Anda harus rela antri beberapa menit sebelum memulai petualangan di Scenic Railway.

Begitu saatnya tiba, petugas akan mempersilahkan Anda masuk ke dalam kereta dan duduk di kursi yang masih terbuat dari kayu, satu baris kursi bisa diisi dua hingga tiga penumpang. Setelah semua kursi terisi maka pintu kaca bakal tertutup, Anda pun akan diminta untuk menggunakan sabuk pengaman.

Tidak berselang lama, kereta bakal meluncur. Tapi, jangan berpikir bahwa kereta akan meluncur secepat jet coaster. Kereta berjalan tidak terlalu cepat, tujuannya agar Anda merasakan betul kemiringan di dalam kereta sembari melihat keindahan hutan hujan tropis di Blue Mountain.

Setelah meluncur, Anda juga bakal melewati semak belukar lalu masuk ke dalam sebuah goa tua bekas galian tambang. Menikmati wahana ini terdapat dua bagian, Anda bisa menikmati meluncur dari atas ke bawah atau naik dari bawah ke atas. Keduanya sama-sama bikin uji nyali.

Salah seorang petugas bercerita bahwa dulunya kereta itu digunakan secara manual dengan bantuan manusia, hanya berbekal tuas pengereman seadanya untuk menuruni bukit. Kereta itu dulunya digunakan untuk membawa hasil tambang dari atas ke bawah atau sebaliknya. Namun, karena area pertambangan itu sudah tidak aktif lagi, kini digunakan sebagai destinasi wisata.

Tapi, saat ini tidak perlu lagi khawatir, karena kereta yang digunakan saat ini tergolong aman. Pengaturan kecepatan dan pengeremannya pun sudah modern.

Usai menikmati Scenic Railway, Anda juga bisa berkeliling di area bekas pertambangan. Lalu, menikmati keindahan Blue Mountain dengan Skyway atau Cableway.

Australia Kembangkan Wisata Halal untuk Traveler Muslim


Melancongyuk - Australia, sebuah negara yang letaknya tak jauh dari Indonesia ini memang memiliki pesona tersendiri. Negara dengan ibu kota Canberra itu juga menjadi salah satu negara yang banyak didatangi masyarakat Indonesia.

Berbagai faktor menjadi alasan mengapa banyak wisatawan Indonesia datang ke Australia. Misalnya saja karena letaknya yang tak jauh dari Indonesia, memiliki panorama yang indah, hingga mudahnya akomondasi di negara tersebut.

Hal ini dibuktikan dari jumlah pengunjung yang datang ke Australia pada 2017 lalu lebih dari 193 ribu jiwa, tepatnya meningkat sebanyak 7,2 persen dari tahun 2016.

Selain memiliki panorama yang indah, perkembangan wisata halal di Australia pun tengah meningkat pesat. Masyarakat Indonesia yang didominasi umat Muslim kini sudah tak perlu meragukan Negeri Kangguru ini untuk menjadi tujuan destinasi berpelesir.

Scott Walker, Country Manager Singapore & Indonesia, Australia Tourism, mengatakan jika wisata halal di Australia memang tengah berkembang sangat pesat dan cepat.

"Ini dikarenakan Australia sendiri tidak asing dengan budaya halal, budaya Islam, karena di sana (Australia) 'melting pot' banyak budaya-budaya lain yang ada di Australia," ujarnya.


Scott juga menambahkan bahwa pihak Tourism Australia sudah mengirimkan beberapa halal influencer dari Indonesia ke Australia untuk merasakan wisata halal di Australia. Bahkan, Melbourne dan Sydney sudah banyak memiliki destinasi halal. Sedangkan untuk tempat ibadah, Perth kini sudah memiliki kurang lebih 30 masjid maupun musala.

Shamila Othman, PR Manager, South East Asia, Toursim Australia mengatakan jika Sydney, Perth, Brisbane, Melbourne dan sebagainnya kini sudah banyak restoran yang menyajikan makanan halal.

Selain itu, wisatawan juga semakin dimanjakan sejak ada aplikasi Halaltrip.com. Aplikasi ini akan memudahkan para traveler ketika berkunjung ke Australia untuk mencari restoran halal, makanan halal, atraksi halal, hingga tempat ibadah.

"Atau kalian bisa download Halaltrip, di situ kalian bisa lihat tips-tips ke tempat-tempat rekomendasi halal mana saja di kota-kota di Australia," tutupnya.

Semakin tertarik berkunjung ke Australia? (kumparan)

Warna Air Danau di Australia Ini Mirip Permen Karet


Melancongyuk -  Danau Hillier, terletak di Kepulauan Recherce, Australia Barat. Danau Hillier memiliki panjang sampe sekitar 600 meter dan lebarnya mencapai 250 meter.

Menurut berbagai sumber, air yang berada di Danau Hillier merupakan warna permanen. Air dari danau ini berwarna pink.

Danau Hillier berada di pulau terbesar dalam gugus kepulauan Recherche Archipelago di lepas pantai Experance. Dari udara bisa terlihat jelas sebuah danau yang terlihat seperti permen karet berwarna merah muda. Dikutip dari Australia.com, danau pink ini memiliki luas sekitar 600 meter.

Danau Hillier dikelilingi tepian pasir dan lebatnya pohon Paperbark dan Eukaliptus. Diduga akibat badai, suhu udara panas dan sedikit curah hujan menyebabkan perubahan warna yang signifikan pada danau tersebut mempengaruhi algae yang ada di dalam air.

Algae tumbuh di lapisan kerak garam dan di bagian dasar danau terdapat pigmen merah atau beta carotene sebagai bagian dari proses fotosintesis, alhasil menghasilkan kandungan gula yang sangat tinggi.

Penelitian ilmiah menyimpulkan bahwa warna pink yang dihasilkan oleh Danau Hillier bukan dikarenakan alga. Namun warna pink ini murni merupakan keajaiban alam.

Waitomo Glowworm Caves, Gua Cantik Penuh Cacing Bercahaya


Melancongyuk - Selandia Baru terkenal sebagai salah satu negara yang punya keindahan alam yang menakjubkan. Salah satu 'keajaiban' alam yang bisa Anda saksikan saat berkunjung ke Negeri Kiwi ini adalah Glowworm Caves, gua di Waitomo, Pulau Utara yang dipenuhi dengan glowworm alias cacing bercahaya.

Ini merupakan spesies cacing unik yang hanya ada di Selandia Baru. Namanya adalah Arachnocampa luminosa. Cacing dewasanya seukuran nyamuk rata-rata.

Gua ini juga merupakan bagian dari kumpulan gua-gua di Waitomo yang juga terdiri dari Ruakuri Cave dan Aranui Cave.
 
Saat Anda membeli tiket masuk gua istimewa ini., Anda akan langsung dikelompokkan ke dalam grup-grup dengan wisatawan lain. Satu orang pemandu wisata juga akan disediakan untuk tiap grup.


Kala itu, sebelum masuk ke dalam gua, kami difoto terlebih dahulu oleh petugas. Nantinya, foto Anda akan di-edit dan diberi latar belakang gua, seakan-akan Anda sedang berfoto di dalamnya. Anda kemudian bisa membeli foto Anda di toko suvenir.

Itu, karena Anda tidak diperkenankan untuk mengambil gambar menggunakan ponsel atau kamera di dalam gua. Ditakutkan, penggunaan flash akan mengganggu spesies glowworm. Sedangkan mengambil gambar tanpa flash akan percuma, karena gua sengaja dibiarkan dalam kondisi gelap gulita.

Pemandu wisata akan membawa senter untuk membantu penerangan anggota grupnya. Maklum, di dalam gua lantainya licin dan basah. Anda juga akan turun naik tangga mengeksplor seluruh gua.

Sampai di dalam, kami akhirnya melihat cacing bercahaya yang ada di dinding-dinding gua yang berlubang. Yang membuat pengalaman benar-benar menarik adalah ketika kami di minta naik ke perahu untuk menyusuri sungai di bawah gua.

Kami pun benar-benar terpana dengan banyaknya cacing bercahaya yang ada di langit-langit gua. Cahaya mereka berpendar layaknya bintang-bintang di angkasa. Jumlahnya mungkin bukan cuma ratusan, namun ribuan.


Saat menaiki kapal itu, kami hanya menengadah ke atas menikmati pemandangan cantik yang jarang ditemukan. Hanya ada glowworm di tengah kondisi gua yang gelap gulita. Pengunjung juga tidak diperbolehkan bersuara keras.

Suasana yang sunyi senyap dan gelap, dengan pemandangan cahaya dari tubuh cacing-cacing tadi membuat kami serasa berada di galaksi lain.

Bagi yang tertarik untuk berkunjung, tiket untuk orang dewasa dihargai sebesar NZ$51 (Rp508 ribu) dan anak-anak seharga NZ$23.5 (Rp234 ribu). Memang terbilang mahal. Namun, dijamin layak jika dibandingkan dengan pengalaman menakjubkan yang akan Anda dapatkan. (viva)

Destinasi Unik di Australia, Rumah di Bawah Tanah


Melancongyuk - Coober Pedy, sebuah kota kecil di Australia Utara terletak 850 km dari Adelaide. Para penduduk menggali rumah, hotel, pertokoan, gereja dan lainnya. Sebagian besar penduduknya tinggal di lorong luas yang terletak di bawah tanah.

Coober Pedy didirikan pada tahun 1915, berawal dari ditemukannya batu opal untuk pertama kali di daerah pertambangan. Berlokasi di daerah paling tandus di benua Australia, kota ini memiliki suhu udara dan cuaca yang ekstrem. Pada musim panas, suhu di area kota mencapai 40 derajat celcius dan kelembabannya di bawah 20 persen.

Coober Pedy berkembang menjadi salah satu destinasi paling unik di Australia dan dunia. Bila mendirikan rumah di atas tanah, AC menjadi barang yang wajib ada. Berbeda dengan rumah-rumah bawah tanah yang ada di Coober Pedy. Suhu kota bawah tanah ini tetap stabil, sekitar 24 derajat Celcius dan kelembaban tidak lebih dari 20 persen. Begitupun saat musim dingin, udara di kota ini tidak terlalu dingin.

Pada 1981 penduduk lokal bernama Umberto Coro untuk pertama kalinya membuat hotel di kota Coober Pedy. Lebih serunya lagi, tak hanya menginap di hotel, Sahabat Sporto bisa merasakan bermalam di penginapan lain dan rumah-rumah pribadi yang ada di bawah tanah. Kamar dingin, gelap, luas, dan berada di bawah tanah sensasi yang bakal Sahabat Sporto rasakan.

Coober Pedy sudah dilengkapi dengan fasilitas. Fasilitas-fasilitas yang bisa digunakan oleh wisatawan, seperti toko-toko yang menjual batu opal, arena biliar, bar, kolam renang, museum, gereja, sampai kuburan juga ada di kota bawah tanah ini.

Pantai Ini Akan Mengancam Keselamatan Kamu


Oke guys, banyak pantai yang ada di dunia ini yang di gunakan sebagai tempat wisata. Namun ada sebagian pantai yang indah tetapi, pantai tersebut akan mengancam kesalamatan kita. Berikut 3 pantai yang akan mengancam keselamatan kita yang tamaghoci rangkum untuk kalian.

1. Gansbaai Beach, South Africa 


Kalau di perhatikan pantai ini sangat lah indah. Namun di balik ke indahannya ini ada hiu putih yang berkeliaran di daerah perairan pantai tersebut.

2. Cape Tribulation, Queensland, Australia


Pantai ini sangat indah namun pantai ini berisi hewan yang sangat berbahaya seperti laba-laba, ular, ubur-ubur dan sebagainya yang sangatlah beracun.

3. Maho Beach, Saint-Martin Island 


Kalian pasti tahu dengan pantai ini kan. Yupz pantai ini dekat dengan landasan pesawat terbang. Sudah banyak kejadian yang menyebabkan nyawa melayang karena terhempas oleh mesin pendorong pesawat terbang yang sangat kuat.

Wisata Uji Nyali, Berenang Bareng Buaya Raksasa


Banyak cara yang dilakukan oleh setiap pengelola kawasan wisata untuk dapat menarik minat turis untuk datang. Dan tak sedikit mereka memunculkan ide-ide gila hingga ekstrem agar orang penasaran dan akhirnya datang.

Salah satunya dilakukan oleh pengelola wisata Crocosaurus Cove di Darwin, Australia bagian utara. Obyek wisata ini menyediakan sebuah wahana bernama The Cage of Death, yang dapat menantang adrenalin para pengunjungnya.

Dilansir dari laman New York Post, Kamis, 28 Desember 2017, The Cage of Death adalah sebuah tabung tebal transparan yang berada di sebuah kolam berisikan reptil raksasa bernama Chopper.

Anda bisa bertatap muka langsung dengan buaya raksasa berukuran 4,88 meter. Untuk menarik perhatiannya, pawang buaya akan memberikan makan dan tabung pun diturunkan.

Dari tabung itu pula Anda bisa melihat bagaimana buaya di kolam tersebut melumat makanan-makanan yang diberikan oleh pawang buaya. Selama 15 menit, para pengunjung dapat melihat secara jelas prosesi tersebut.

Namun untuk menikmati aksi ekstrem tersebut, Anda perlu merogoh kocek sebesar Rp1,8 juta per 15 menit untuk satu orang. Nah, apakah Anda berani menguji adrenalin merasakan pengalaman ini? (ase)

Pernah ingin merasakan sensasi tidur di tebing? Ternyata di Indonesia sudah ada lho hotel tebing, tertinggi di dunia lagi. Wow! Lihat liputan lengkapnya di sini. Sumber

Wisata Unik dan Serem, Kuburan Adelaide Australia

Sebagaimana kita tahu bahwa kuburan merupakan tempat peristirahatan terakhir bagi orang yang telah meninggal. Kesan sepi dan sunyi membuat kuburan terkesan angker dan mistis. Namun di era seperti sekarang ini, kuburan ternyata juga bisa dijadikan tempat wisata juga.

Dilansir dari dictionary.com (28/12/17), di kota Adelaide, Australia, konsep wisata unik tersebut dilakukan pada sebuah pemakaman yang ada disana, pemakaman itu bernama West Terrace. Sebenarnya, West Terrace merupakan sebuah kuburan yang dijadikan tempat mengolah minyak zaitun oleh masyarakat setempat.

Pemerintah melihat adanya peluang tempat wisata disana karena banyak pengunjung yang datang melihat proses pembuatan minyak zaitun tadi. Inovasi tempat wisata kuburan ini akhirnya tercetus begitu saja karena melihat potensi yang ada.

Terbukti Dengan Adanya Wisata Kuburan Itu, Minyak Zaitun Olahan Warga Laris Manis Terjual


Banyak wisatawan yang datang dari berbagai daerah memborong minyak zaitun produksi masyarakat, sehingga warga setempat mendapat penghasilan yang lebih besar. Namun, pemerintah setempat berujar bahwa kuburan tetaplah kuburan yang banyak mengandung cerita misteri.

Ada beberapa kasus yang mana seorang pengunjung tiba-tiba marah dan berontak dengan berteriak histeris. Dalam hal itu, pengelola sudah mengantisipasi akan terjadi hal itu dengan menyediakan beberapa orang yang ahli agama disetiap harinya.

Kini, kuburan wisata tersebut telah ramai dengan dibukanya beberapa stan makanan dan minuman di sisi-sisi jalan menuju tempat pembuatan minyak zaitun. Sehingga otomatis kesan angker dapat hilang dengan sendirinya.


Menakjubkan, Inilah Hotel Pasir Pertama di Dunia


Hotel pertama di dunia yang seluruhnya terbuat dari pasir kini akan dibuka di Australia! Hotel ini diberi nama Sand Hostel.

Sand Hostel diciptakan oleh pemahat pasir juara dunia Dennis Massoud, alias 'The Sandman'.


Dennis Massoud membutuhkan waktu 21 hari untuk membangun Sand Hostel, dengan lebih dari 24 ton pasir.


Jika kalian tertarik untuk menginap di Sand Hostel, lokasi Sand Hostel ada di dekat pantai Broadbeach di Gold Coast Australia.


Dekorasi Sand Hostel benar-benar sangat mengagumkan. Dengan furniture yang mengesankan dan pahatan-pahatan pasir yang mengesankan.

Bermalam di Balik Penjara Fremantle

Pintu gerbang Fremantle Prison YHA (Foto: kompas)
Fremantle, kota kecil yang berlokasi di muara Sungai Swan, Perth, Australia Barat menyajikan berbagai spot wisata yang menarik mulai dari kuliner hingga visual jalanan yang bertebaran di sepanjang dinding kota.

Namun, ada satu wisata yang tidak boleh ketinggalan jika  Anda berkunjung ke Fremantle yaitu mengunjungi gedung penjara di Fremantle.

Berdiri di tengah kota Freo, Fremantle, penjara Fremantle menjadi warisan budaya Australia yang menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi jika mampir ke kota ini.

Pintu utama menuju penjara Fremantle
Penjara Fremantle menyediakan tour keliling penjara yang menyulut adrenalin pengunjung. Bagaimana tidak? Penjara yang dibangun sejak tahun 1855 telah menjadi saksi bisu segala tragedi tahanan lokal.

Ruang penjara, ruang bawah tanah hingga ruang eksekusi masih tertata rapi di setiap sudut ruang. Namun, penjara Fremantle ini sudah tidak lagi beroperasi sejak 1991.

Bagi Anda yang tidak mau melewatkan pengalaman unik saat mampir ke Fremantle, kini penjara Fremantle menyediakan tempat untuk bermalam.

Dilansir dari dailymail, tahun 2015, Pemerintah Australia meresmikan penjara Fremantle tepatnya di bagian penjara wanita untuk ditranformasi sebagai tempat penginapan yang dinamakan Fremantle Prison YHA.

Transformasi ruangan pun dibuat sedemikian rupa tanpa menghapus ciri khas penjara itu sendiri. Terlihat dari dinding tebal serta teralis yang mengisi setiap ruang.

Untuk menginap di Fremantle Prison YHA, pengunjung dapat melakukan pemesanan terlebih dahulu via website atau melakukan pemesanan secara langsung di tempat. Namun disarankan, pengunjung melakukan pemesanan via website terkait jumlah ruangan yang terbatas.

Mengenai biaya, dilansir dari harga yang tertera di website YHA, pengunjung dapat dikenakan biaya sebesar 22-179 dollar Australia dengan tipe tipe ruangan yang berbeda.

Pengunjung dapat memilih varian kamar mulai dari asrama hingga dengan cottage sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Dengan harga tersebut, pengunjung dapat menikmati fasilitas-fasilitas yang disediakan mulai dari wifi yang tersedia di zona wifi, dapur bersama, hingga ruang bermain yang dilengkapi dengan papan catur super besar.

Papan catur super besar yang berada di tengah area Fremantle Prison YHA
Untuk fasilitas kamar penginapan, pengunjung dilengkapi dengan fasilitas yang cukup memadai. Untuk ruang keluarga, setiap kamar disediakan kamar mandi pribadi beserta perlengkapannya.

Sedangkan untuk kamar asrama, disediakan kamar mandi bersama di sepanjang lorong sehingga memudahkan pengunjung agar tidak berebutan.

Untuk  area dapur bersama, setiap pagi mulai pukul 08.00 sampai 10.00 disediakan pancake gratis untuk pengunjung. Peralatan masak pun sudah disediakan dari pihak Fremantle Prison YHA sehingga pengunjung tidak perlu kebingungan kalau ingin memasak.

Tepat diluar ruangan dapur, hammock dan kursi taman tersedia untuk Anda yang ingin bersantai. Meja pingpong dan lapangan voli juga tersedia di taman sebelah penjara.

Sejauh saya menginap, suasana di Fremantle Prison YHA berhasil membuat saya merinding sekaligus senang karena pengalaman tidur di penjara. Kapan lagi Anda bisa tidur di penjara tanpa melakukan pidana?

Sumber: kompas

Wisata Ekstrem, Menyelam di Kolam Berisi Buaya Raksasa

 
Bagi beberapa orang, menyelam adalah kegiatan yang menyenangkan. Mereka bisa melihat keindahan di dalam air beserta ekosistemnya, baik di lautan maupun di tempat buatan lainnya. Tapi tak jarang juga orang menyelam karena ingin menguji adrenalinnya. Salah satunya wisatawan yang berkunjung ke Crocosaurus Cove di Kota Darwin, Australia.

Tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Padahal kegiatan menyelam yang dilakukan tergolong ekstrim. Wisatawan akan menyelam ke bawah air untuk melihat buaya raksasa dengan berat 16 kaki. Wah!

Namun jangan khawatir, pengunjung tidak langsung menyelam begitu saja. Mereka akan masuk ke dalam tabung transparan yang melindungi dari serangan buaya. Saat wisatawan perlahan masuk ke air, buaya akan diberi makan dari atas sehingga mulutnya terbuka lebar.

Bagi beberapa pengunjung, mungkin hal ini akan menjadi saat mengerikan. Sebab mereka akan melihat gigi buaya dengan taring yang besar dan kuat. Gigi tersebut mampu mengoyak daging apa saja, bahkan daging manusia sekalipun.
Buaya yang ada di tempat wisata ini mampu menampung 900 kg makanan. Maka dari itu, tidak heran bila binatang reptile tersebut akan selalu membuka mulut ketika diberi makan bersamaan dengan wisatawan masuk ke air.


Saat wisatawan masuk ke air, mereka bebas berfoto dengan buaya di sekitarnya dengan berbagai pose. Namun mereka tetap harus hati-hati dengan posenya. Sebab tabung mereka bisa saja diserang oleh buaya dan pecah.

Untuk meminimalisir kejadian yang tak diinginkan, pihak pengelola biasanya akan memberi briefing selama kurang lebih 20 menit kepada pengunjung tentang hal apa yang harus dan tidak boleh dilakukan. Pengunjung yang diperbolehkan untuk masuk ke air bersama buaya pun harus berusia di atas 18 tahun. Pengunjung juga harus menandatangani surat perjanjian pelepasan ganti rugi sebelum masuk ke perairan.

Sekadar informasi, tempat wisata ini dihuni lebih dari satu buaya raksasa yang memiliki gigi hingga 9 cm. Tapi yang terbesar bernama adalah Chopper dan Axel. Ada pula yang dinamakan Duke dan Duchess of Cambridge.

Bagi Anda yang tertarik dan ingin menguji adrenalin, Anda harus memerhatikan waktu yang tepat untuk berkunjung. Dilansir dari Mirror, Jumat (8/9/2017), biasanya tempat ini akan ramai dikunjungi wisatawan pada bulan Mei-Agustus. Pemesanan tiket bisa dilakukan 3-5 hari sebelum kedatangan. Harga tiket masuk ke Cage of Death termasuk Crocosaurus Cove kira-kira sebesar £81 atau seharga Rp1,5 juta.

Tips Liburan Ke Sydney Untuk Pemula!

“Bagaimana Akses/Transportasi di Sydney?”
“Menginap di mana nanti ketika di Sydney?”

Atau….

“Bagimana ya biar traveling ke Sydney bisa hemat dan murah?”


Biasanya pertanyaan-pertanyaan itu muncul untuk yang pertama kali datang untuk liburan ke Sydney. Saya pun juga begitu, ketika Work And Holiday visa saya disetujui tahun lalu, dikepala saya muncul banyak pertanyaan yang harus saya cari tahu jawabannya. Tentunya, saya langsung cari jawabannya dengan bantuan google seperti biasa.

Soalnya yang saya tahu, pantai-pantai bersih dan cantik yang bertebaran di Sydney lah yang membuat saya memutuskan untuk menghabiskan waktu di Sydney selama musim panas di Australia. Iya, lokasinya yang berada di ujung timur benua Australia, membuat Sydney mempunyai banyak pantai yang fotogenik dan juga menyenangkan untuk di kunjungi berkali kali.

Sekarang, saya sudah hampir setahun berada di Sydney. Jadi ceritanya bisa dibilang sudah bukan pemula lagi nih. Karena itu saya mau coba berbagi pengalaman saya untuk kalian yang ingin liburan ke Sydney. Entah kalian mau ke Sydney dengan jangka waktu yang singkat, atau dalam waktu lama seperti saya dengan Work And Holiday Visa.
Baca ya, tips liburan ke Sydney untuk pemula ini! Biar gampang, saya bagi menjadi dua bagian. Tips liburan ke Sydney sebelum berangkat, dan setelah sampai di Sydney nanti.

Sebelum Rerangkat Ke Sydney

1. Rencanakan Liburanmu Dengan Matang

Entah mau liburan ke Sydney sebentar atau lama, pastikan rencakan dengan matang. Minimal buat cek list, persiapan apa saja sebelum keberangkatan seperti persiapan apply visa turis Australia. Riset Objek Wisata yang ingin dikunjungi selama di Sydney, hingga berburu tiket promo ke Australia.

Kalau kalian nggak punya waktu buat merencanakan sendiri liburan ke Sydney, cara paling gampang sih pake travel agent. Yah, meski mungkin kalian perlu menambah sedikit budget. Tapi kalau pake travel agent, biasanya kenyamanan lebih terjamin. Karena nggak perlu bingung mikirin ini itu.

Yang saya tahu sih, salah satunya H.I.S. yang merupakan salah satu travel agent perjalanan penyedia paket tour ke Australia. Harganya lumayan kompetitif jika dibanding dengan travel agent yang lain. Dan kalau nggak salah H.I.S. juga punya beberapa tur opsional untuk menjelajah Sydney dengan lebih hemat namun tetap nyaman.

2. Berburu Tiket Promo Pesawat Ke Sydney Jauh-Jauh Hari

Urusan berburu tiket promo, saya selalu mempersiapkan jauh-jauh hari. Bahkan seringnya saya sudah mulai berburu tiket promo hingga sembilan bulan sebelum keberangkatan. Saya rajin menggunakan beberapa aplikasi pencari tiket pesawat, hingga rajin membuka tiap website maskapai demi tiket pesawat yang murah.
Hasilnya, kemarin saya mendapatkan tiket pesawat dari Denpasar ke Sydney hanya dengan harga IDR 1,5 juta saja. Kalau normalnya, tiket ekonomi dari Indonesia ke Autralia itu berada di harga 4 juta – 6 jutaan. Jadi pastiin rajin liat harga di Internet. Karena harga tiket pesawat promo bisa muncul kapan saja.
Biasanya tahun baru jatuh ketika awal musim panas, moment yang pas untuk berlibur ke Sydney untuk menikmati indahnya kembang api tahun baru!

Biasanya tahun baru jatuh ketika awal musim panas, moment yang pas untuk berlibur ke Sydney untuk menikmati indahnya kembang api tahun baru!

3. Siapkan Dokumen Untuk Apply Visa Turis Ke Australia

Setiap pemegang passport indonesia wajib apply visa terlebih dahulu untuk masuk ke Australia. Kalau nggak mau repot, kalian bisa Apply visa turis australia lewat travel agent. Pun begitu, sebenarnya sih kalau mau baca detail, apply visa Australia sendiri itu nggak susah-susah amat. Ya, cuma perlu korban waktu buat urus sendiri sih. Kalau mau apply visa turis Australia sendiri, bisa baca di website resmi kedutaan Australia disini.

4. Jangan Sampai Salah Pilih Musim Ketika Berkunjung Ke Sydney

Musim! Ini perlu banget diperhatikan ketika kalian liburan ke negara yang memiliki 4 musim. Australia, terutama Sydney punya 4 musim yang berbeda. Yaitu musim panas, musim gugur, musim dingin, dan musim semi. Sydney sendiri cukup menyenangkan untuk dikunjungi pada tiga musim, musom panas, gugur dan semi.

Saya nggak merekomendasikan datang ke Sydney pada Musim dingin, kecuali kalian emang sengaja ingin melihat Vivid Sydney. Kalau kata salah seorang kawan, “Winter in sydney will be very cold and wet”. Saya mengamini dan pernah mengalaminya.

Musim Panas di Sydney adalah waktu terbaik untuk menikmati kota metropolitan Australia ini. Liburan ke Sydney menjelang pergantian tahun merupakan awal dari musim panas sangat saya rekomendasikan. Sudah tahu kan kalau pesta malam pergantian tahun di Sydney itu cantik luar biasa. Terutama sih pertunjukan kembang api di Sydney Opera House dan Harbour Bridge.
Sesampainya Di Sydney

1. Kunjungi Tempat Wisata Yang Gratis

Menikmati senja tiba dengan latar Harbour Bridge bisa menjadi aktifitas pilihan ketika liburan ke Sydney

Menikmati senja tiba dengan latar Harbour Bridge bisa menjadi aktifitas pilihan ketika liburan ke Sydney

Bisa jadi liburan ke Sydney dengan tour adalah opsi yang ekonomis dan efisien. Mengingat Sydney adalah salah satu kota dengan biaya hidup yang mahal di Australia. Pun begitu, Sydney juga punya banyak tempat wisata gratis yang sudah pernah saya tuliskan disini.

Jadi, jika ingin berlibur ke Sydney yang mahal namun tetap hemat dan stay on budget, pastikan banyak mengunjungi tempat wisata gratis. Atau, jika takut overbudget, menggunakan tour untuk keliling Sydney adalah salah satu pilihan yang bijak.

2. Memilih Moda Transportasi Yang Tepat Untuk Keliling Sydney


Sydney ini kota modern, dengan moda transportasinya yang lengkap. Ada bus, kereta hingga light rail yang siap mengantarkan ke setiap penjuru Sydney dan sekitarnya. Kalau masih kurang, kalian bisa berjalan kaki, terutama untuk menjelajah sekitar Sydney Central Business District.

O iya, untuk mempermudah memilih juga mengetahui jadwal transportasi di Sydney, saya biasa menggunakan applikasi TripView Lite yang tersedia di IOS dan Android. Selain dengan google maps. Aplikasi tersebut sangat memudahkan saya untuk berkeliling sydney tanpa takut nyasar.

3. Cobalah Berkeliling Sydney CBD Dengan Berjalan Kaki

Meskipun area Sydney itu cukup luas, tetapi untuk area Sydney CBD itu bisa dibilang nggak terlalu besar. Percaya atau enggak, bahkan, Jakarta jauh lebih besar dari Sydney loh! Kalau lagi pengen refreshing sambil olah raga, saya biasa jalan kaki dari Circular Quay hingga Darling Harbour. Atau sekedar jalan-jalan keliling Sydney CBD yang nggak terlalu besar itu juga seru sih!

4. Menginap Di Hostel, Shared House Atau Shared Apartement

Ada beberapa pilihan untuk akomodasi selama liburan di Sydney. Yang paling umum adalah menginap di hostel yang dengan mudah ditemukan di Sydney CBD. Namun, untuk yang ingin sedikit privasi dengan harga yang nggak terlalu mahal, akomodasi berupa Shared House atau Shared Apartemen bisa menjadi pilihan.

Shared House atau Shared Apartemen ini adalah hal yang umum di Australia, dimana dalam satu rumah atau apartemen disewakan satu kamar dengan harga sewa yang jauh lebih murah dari kamar hotel. Biasanya harga sewa untuk satu kamar sendiri mulai dari AUD 200-350 per minggu. Saya biasa mencari informasi tentang jenis akomodasi ini di gumtree.com.au atau flatmates.com.au.

5. Kadang Keliling Sydney Dengan Paket Tour Bisa Lebih Efisien

Pantai yang bersih dan indah adalah salah satu daya tarik wisata di Sydney, dan kalian bisa menikmatinya tanpa perlu capek!

Pantai yang bersih dan indah adalah salah satu daya tarik wisata di Sydney, dan kalian bisa menikmatinya tanpa perlu capek!

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, untuk yang punya banyak waktu bisa merencanakan liburannya sendiri dengan perlahan. Nah, kalau ternyata nggak punya banyak waktu merencanakan liburan ke Sydney gimana? Sudah pasti, menggunakan tour adalah pilihan yang bijak. Kalau kata pepatah, time is money, jadi harus bijak memanfaatkannya.

Jadi kalau kalian mengginakan travel agent seperti H.I.S. kalian nggak perlu ribet, kecuali tinggal berangkat liburan saja. Nggak perlu harus memikirkan masalah tiket pesawat, hotel, biaya transportasi selama di sana, visa, juga beberapa hal lainnya. Fokus pada bersenang-senang saja selama liburan di Sydney! Iya nggak?

6. Selalu Bawa Botol Minuman Sendiri

Entah menggunakan tour, atau jalan sendiri tips yang satu ini wajib banget di ingat! Bawa botol minuman sendiri untuk bisa diisi dari water fountain atau tap water yang ada di beberapa taman umum di Sydney. Tap water di Sydney ini bisa diminum langsung dengan aman kok.

Biasanya akan ada informasi yang menjelaskan kalau air keran bisa diminum atau tidak. Cara ini lumayan bisa bikin berhemat, soalnya harga air mineral dan softdrink di sydney per botolnya itu mulai dari AUD 2-4. Anggap saja sehari minum hingga 3 botol, berarti dalam sehari bisa berhemat sampai AUD 12 kan?

7. Sempatkan Mencoba Berbagai Macam Kuliner Internasional Di Sydney

Nggak seperti di Indonesia, Australia mungkin nggak punya banyak makanan khas. Daging kanguru atau daging sapi Australia mungkin adalah beberapa makanan khas Australia yang bisa di coba. Namun, karena ada banyak sekali imigran yang datang dan menetap di Sydney, saya jadi bisa mencoba berbagai macam makanan khas dari berbagai penjuru dunia.

Masakan Thailand, Nepal, Turki, Spanyol dan dari berbagai negara lain di seluruh dunia bisa ditemukan dengan mudah di Sydney. Gak perlu lagi keliling dunia kalau ingin mencoba berbagai masakah khas tiap negara. Cukup berburu kuliner saja di Sydney, sudah cukup!
Kalau kalian tega, bisa coba makan daging kanguru yang imut ini! Saya? Belom berani sampai sekarang, enggak tega euy~

Kalau kalian tega, bisa coba makan daging kanguru yang imut ini! Saya? Belom berani sampai sekarang, enggak tega euy~

***

Gimana? Sudah pengen liburan ke Sydney belum? Apalagi musim panas di Australia itu lumayan keceh! O iya, kalau kalian pengen liburan kesana, tapi nggak punya waktu buat ngurus sendiri ini-itunya, kalian bisa pake travel agent H.I.S. deh! H.I.S. ini salah satu agen perjalanan penyedia tour ke Australia yang rekomended di Indonesia.

Mereka punya harga tour yang lumayan kompetitif. Mereka gak hanya menyediakan paket group tour dengan destinasi menarik di Australia loh, tetapi untuk kalian yang tetap ingin menghemat budget liburan, bisa memilih berbagai Optional Tour yang mereka sediakan. Jadi entah musim semi, musim panas, musim gugur hingga musim dingin, selalu ada banyak yang bisa dinikmati selama liburan di Sydney! Yuk, segera kemas tas dan segera belibur!

Sumber: capterku