Tampilkan postingan dengan label Wisata Asia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Asia. Tampilkan semua postingan

Koh Ped, Pulau di Thailand yang Dikuasai Ratusan Monyet Makaka


Melancongyuk - Bagi kamu yang pernah plesir ke Thailand pasti tidak mau melewatkan Pattaya sebagai destinasi utama. Sesampai di Pattaya, sempatkan untuk menyeberang dari Bang Saray ke pulau kecil di sebelah baratnya. Di sana lah terdapat Koh Ped, pulau yang dihuni ratusan monyet makaka.

Monyet makaka (Macaca fascicularis) adalah penghuni asli di pulau itu. Koh Ped berarti pulau bebek, namun anehnya tidak ada bebek di sana, melainkan kawanan monyet makaka ekor panjang yang disebut Ling Samae oleh warga sekitar. Oleh karenanya, penduduk setempat lebih sering menyebutnya Koh Ped sebagai Koh Ling yang berarti pulau monyet.

Makaka ekor panjang memang tersebar luas di negara-negara Asia Tenggara. Sangat mudah beradaptasi, populasi monyet makaka mudah berkembang baik. Monyet ini juga pandai berenang, bahkan suka berburu kepiting untuk dimakan. Di Koh Ped, mamalia ini kerap berenang di bibir pantai dan menyambut turis, bahkan saat kapal mereka baru tiba.

A post shared by Tereza Procházková (@terezawalk) on

Koh Ped sendiri tidak begitu subur. Vegetasi tropis yang tumbuh di sana tidak begitu lebat, sehingga persediaan makanan bagi monyet di pulau seluas 24 hektare itu terbatas. Akibatnya, mereka sangat bergantung pada makanan yang diberikan turis.
Sayangnya, kunjungan turis tak selalu tinggi. Pada bulan-bulan tertentu, seperti Mei hingga September adalah low season bagi arus wisatawan. Di saat itulah kawanan monyet di Koh Ped kekurangan suplai makanan.
Untungnya, angkatan laut Kerajaan Thai atau Royal Thai Navy secara berkala membawa makanan untuk mereka. Mulai dari buah-buahan hingga kacang-kacangan, sangat disukai Ling Samae.

Jika kamu berencana berkunjung ke Koh Ped, jangan lupa membawa ‘bingkisan’ untuk perut kawanan monyet di sana. Boleh pisang atau kacang, namun buah favorit mereka adalah semangka. Jangan takut memberi makan langsung dari tanganmu, karena monyet-monyet itu sangat bersahabat dengan manusia.

Kolam Renang Hotel Tertinggi di Dunia Dibuka untuk Umum


Melancongyuk - Dubai seakan punya obsesi untuk memiliki bangunan yang memecahkan rekor, mulai dari termewah, terbesar, sampai tertinggi. Belum lama ini, ada hotel tertinggi di dunia yang berdiri di sana, yakni Gevora.

Hotel Gevora memiliki tinggi 356 meter. Tak hanya kamar yang berjumlah 528 unit, hotel ini juga memiliki beragam fasilitas nomor wahid, salah satunya ialah kolam renang di atas atap.

Dengan pemandangan seluruh sudut kota Dubai, kolam renang ini juga digadang mendapat predikat sebagai yang tertinggi di dunia. 


Ukuran panjanganya 25 meter untuk kolam dewasa dan empat meter untuk kolam anak. 

Tak hanya tamu hotel, saat ini kolam renang tersebut juga dibuka untuk turis narsis yang sekadar ingin berfoto di atasnya. 

Untuk hari biasa, harga tiket masuknya US$40 (sekitar Rp550 ribu). Sementara untuk hari libur, seharga US$54 (sekitar Rp743). 

"Kami ingin semua orang merasakan sensasi berada di atas hotel tertinggi di dunia ini, meski tak menginap di kamarnya. Jika tak ingin berenang, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan matahari terbenam dari deknya," kata Jairaj Gorsia, Manajer Hotel Gevora, seperti yang dilansir dari Lonely Planet.

Hotel Gevora berada hanya beberapa meter dari JW Marriott Marquiss, tepatnya di kawasan 101 Sheikh Zayed.

Ruangannya bertema Art Deco dengan lapisan serba emas, khas gaya ruangan bangunan mewah di Dubai.

Harga sewa kamar di hotel tertinggi di dunia ini dibanderol mulai dari US$163 (sekitar Rp2,2 juta) per malam. 

Tarifnya terbilang lebih murah ketimbang harga hotel di sekitarnya, yang rata-rata mematok harga mulai dari US$243 (sekitar Rp3,2) per malam.

Satu hal yang harus diperhatikan untuk pengunjung adalah hotel ini tidak menyediakan alkohol. 

Hotel Kucing Pertama Dibuka di Irak


Melancongyuk -  Mendengar nama Irak, yang terbayang pasti konflik berdarah. Tapi di kota Basra, setidaknya kawanan kucing bisa hidup dalam damai.

Hotel untuk kucing belum lama ini berdiri di kota Basra. Hotel kucing tersebut merupakan yang pertama di Irak.

Lulusan jurusan kedokteran hewan, Ahmed Taher Maki, merupakan pemiliknya.

Untuk menginapkan kucing kesayangan di sini, tarifnya mulai dari US$4.20 (sekitar Rp57 ribuan) per malam.

Dibandingkan dengan yang ada di Jakarta, tarif hotel kucing di Basra jauh lebih murah.

Kucing yang dititipkan bisa menikmati fasilitas kamar bermain, makan sepuasnya, sampai cek kesehatan.

Jika kucing ingin menonton televisi, ada televisi layar datar berukuran besar di setiap ruangannya.

Seluruh ruangan diberi pendingin, sehingga kucing tak akan merasa kegerahan.

Maki mengatakan kalau hotel ini dibuatnya agar pemilik kucing bisa dengan tenang meninggalkan peliharaannya saat sedang bepergian.

Ia juga ingin semakin banyak penduduk Irak yang memelihara hewan berbulu itu.

"Memelihara binatang membuat hati orang menjadi lebih lembut, menjadi lebih penyayang," kata Maki seperti yang dikutip dari Reuters.

Saat ini, baru dua kamar yang dioperasikan di 4Cats Pet Hotel. Satu kamarnya dapat menampung tiga ekor kucing.

Kucing-kucing yang sedang berkeliaran di dalamnya dibebaskan melakukan apapun, bahkan kegiatan yang "terlarang", seperti menggaruk tembok atau pipis sembarangan.

Salah satu pelanggan, Mehdi Fadel, mengaku senang dengan keberadaan hotel kucing di Basra.

Pemilik kucing jenis Angora itu mengaku sekarang ia tak lagi was-was menitipkan kucing peliharaannya yang bernama Bella.

"Saya sangat suka ide tempat ini. Di bawah ada dokter hewan dan di atas ada hotel kucing. Saya jadi tak bingung lagi saat akan bepergian ke luar negeri," kata Mehdi. (CNN)

Kalau Berani, Jalan-Jalan ke “Taman Neraka” Bangkok


Melancongyuk - Bangkok, Thailand punya satu destinasi yang cukup ‘mencekam’. Pasalnya, tempat ini memberikan gambaran bagaimana orang-orang yang melakukan tindakan dosa akan disiksa di ‘neraka’.

Ya, sebuah destinasi bernama Wang Saen Suk  bisa jadi salah satu tempat liburan yang menyeramkan. Karena di tempat ini, patung-patung dibuat menggambarkan suasana penyiksaan yang terjadi di ‘neraka’.

Setelah melewati tanda “Selamat Datang di Neraka!”, pengunjung akan langsung menemukan orang berdosa direbus dalam kuali tembaga besar. Ada pula pemandangan orang-orang berdosa dirontokkan oleh anjing neraka serta banyak pemandangan manusia kurus sampai tulang rusuknya menonjol.
Hingga di tempat ini ada peringatan yang berbunyi, "jika Anda bertemu Iblis dalam kehidupan ini, jangan menunda pahala yang akan membantu Anda untuk mengalahkannya di kehidupan berikutnya. Donasi sedikit setiap hari dan Anda akan memiliki kehidupan yang bahagia."

Dilansir dari Unusualplaces.org, menurut Traibhumi Phra Ruang, kepercayaan umat Budha saat meninggal mereka akan bertemu dengan empat makhluk surga yang memeriksa catatan perbuatan baik dan buruk selama di dunia. Jika perbuatan baik melebihi yang buruk, maka mereka akan ke surga. Jika sebaliknya, maka akan dihukum.


Bentuk-bentuk penyiksaan inilah yang terdapat di Wang Saen Suk. Bagaimana para pendosa tersebut digambarkan dengan penyiksaan sesuai dengan kesalahannya masing-masing. Seperti ada lubang Loganta yang diperuntukkan bagi mereka yang telah menyakiti orang tua dan bhikkhu secara fisik.

Wang Saen Suk ini terletak di 150 Bang Saen Sai 2 Road, Tambon Saen Suk, Amphoe Mueang Chon Buri, Thailand. Jaraknya sekitar 90 perjalanan ke luar Bangkok menuju ke Pattaya. Sebuah taman yang menggambarkan bagaiman seharusnya neraka umat Budha.

Tak hanya bertujuan untuk menakut-nakuti, melainkan juga sebagai pembelajaran. Agar semua orang tahu bahwa hukuman di neraka itu ada, namun ada pula ilustrasi bonus dari karma yang baik. (Sportourism)

Menikmati Musim Mekar Bunga Tulip di India


Melancongyuk - Musim semi telah dimulai di India, tepatnya di Taman Tulip Indira Gandhi Memorial. Sama seperti di Belanda, di taman seluas 30 hektare ini Bunga Tulip tumbuh bermekaran.

Taman Tulip Indira Gandhi Memorial berada di kawasan Srinagar, dekat dengan kaki pegunungan Zabarwan dan Danau Dai. 

Taman bungan ini diresmikan sejak tahun 2007 sebagai usaha untuk mengembangkan pariwisata di Desa Kashmir.

Taman Tulip Indira Gandhi Memorial juga disebut sebagai taman Bunga Tulip terluas di Asia. 

Dikutip dari Travel and Leisure pada Senin (26/3), ratusan pengunjung memenuhi taman bunga ini untuk menikmati musim mekar Bunga Tulip yang tumbuh beraneka warna, mulai dari putih sampai ungu.

Pengelola taman mengatakan bahwa ada sekitar 1,25 juta batang Tulip yang mekar pada tahun ini.

Dari unggahan foto dan video para pengunjung di media sosial, terlihat Bunga Tulip yang bermekaran menghampar bagaikan karpet berwarna genit.

Bunga Tulip hanya mekar sekali dalam setahun. Saat musim mekar, bunga-bunga ini hanya bertahan selama dua minggu.


Bunga bernama latin Tulipa ini biasa tumbuh di kawasan yang bersuhu dingin. Jika suhu memanas, musim mekarnya akan berlangsung lebih pendek. 

Di Belanda, tepatnya di Amsterdam, pemandangan musim mekar Bunga Tulip bisa dinikmati turis di Taman Keukenhof. Turis yang ingin datang ke sini bisa naik kereta sampai Stasiun Haarlem, Leiden, atau Schiphol.

Taman yang berada di kawasan Lisse ini juga menjadi salah satu taman bunga terluas di dunia.

Dengan luas sekitar 32 hektare, taman bunga ini menjadi lahan tumbuh sekitar 7 juta batang bunga.

Bunga Tulip di sini biasanya mekar di bulan April.

Selain musim mekar, penduduk Belanda juga bakal merayakan hari ulangtahun sang raja, yang disebut King's Day, di bulan ini.


destinASEAN Plus 2018

Melancongyuk - destinASEAN Plus 2018

Tanggal: 9 -11 April 2018
Tempat: Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang


destinASEANplus for meetings & events 2018, a new Trade Show for the Meeting Industry in ASEAN on 9 – 11 April 2018.

Bringing 200 exhibitors, 500 buyers, 20 speakers, 40 topics and 50 Medias. Exhibitors comprise of among others NTOs /Tourism Boards, National and City Convention & Exhibition Bureau, Convention & Exhibition Centers, Meeting Hotels, Unique Venues, Cruise Lines, Heritage Sites, Recreational Parks, Historical Buildings for events, PCOs, PEOs, DMC, Corporate Travel Agents. Buyers invited are from Associations, Corporations, Planners and Consultants and many more. At destinASEANplus we want to showcase the ASEAN destinations on their business events products and services.

Other activities that will be featured in the exhibition include Golf Friendly Game, Marathon Meeting, One-Day Conference, Investructure Business Forum and other educational and networking activities.

Info dan kontak:

Email: info@destinaseanplus.com

Jantar Mantar Jaipur, Bukti Ketertarikan Raja India pada Astronomi


Melancongyuk - Ingin berkunjung ke India tapi enggan terlibat kemacetan kota? Jaipur adalah jawabannya. Selain City Palace dan Jal Mahal, Jaipur punya kompleks bangunan yang dapat mengukur waktu, memperkirakan posisi benda langit hingga menghitung datangnya gerhana. Ya, kamu bisa menemukannya di Jantar Mantar, Jaipur.

Jantar Mantar dibangun oleh Maharaja Sawai Jai Singh II pada 1724-1735. Namun sang raja tak hanya membangun satu melainkan lima Jantar Mantar, yakni di New Delhi, Jaipur, Ujjain, Mathura, dan Varanasi. Jantar Mantar di Jaipur adalah yang terbesar dan paling utuh.


Jantar Mantar Jaipur terdiri atas 20 instrumen utama yang memiliki fungsi dan nama berbeda. Salah satu yang terkenal adalah Samtrat Yantra, jam matahari terbesar di dunia dengan tinggi 27 meter. Tingkat akurasi dibandingkan dengan jam lokal mencapai dua detik. Adapula Dhruva Yantra untuk menghitung posisi 12 simbol zodiak dan lain-lain.

Dilansir situs resmi UNESCO, Jantar Mantar Jaipur ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia karena merupakan observatorium paling signifikan, komprehensif dan paling dilindungi di India. Situs itu juga menunjukkan betapa canggihnya keterampilan astronomi dan konsep kosmologis pada periode Mughal.

Jantar Mantar Observatory. (Foto: Dok. AirAsia X)
Meski telah didirikan sejak abad ke-18, Jantar Mantar Jaipur baru ditetapkan sebagai Bangunan Nasional India pada 1948. Observatorium itu pernah rusak parah hingga kemudian direkonstruksi pada 1901. Instrumen Jantar Mantar dibangun dari bebatuan alam lokal yang dilapisi marmer khusus. Di dalamnya  terkandung material perunggu yang dapat mempengaruhi akurasi perhitungannya.

Mendaki Air Terjun Lengket di Thailand


Melancongyuk -  Anda pernah mendaki air terjun? Mungkin terdengar mustahil, apalagi dengan derasnya air yang mengalir akan membuat hanyut atau terpental.

Ternyata ada air terjun yang bisa didaki layaknya mendaki gunung. Tempatnya di Taman Nasional Si Lanna, Chiang Mai, Thailand.

Bila ke Thailand, Anda  mesti menyambangi air terjun Bua Thong, atau yang dikenal masyarakat sekitar dengan nama Air Terjun Sticky. Jika Sahabat Sporto artikan sticky memiliki pengertian lengket.

Karena lengketnya inilah Anda bisa mendaki air terjun. Hal yang menyebabkan lengketnya air yang mengalir di air terjun ini, karena kaya kandungan kalsium dari celah bebatuan kapur.

Anda bisa mendaki dengan bebas, karena air terjunnya lengket dan bebatuannya tidak berlumut atau ganggang yang biasa ada di bebatuan air terjun.  

Keunikan lainnya dari air terjun di Negeri Gajah Putih ini pada kandungan kalsium yang tinggi. Membuat warna airnya tidak bening, justru malah menjadi putih dan lengket.

Sensasi Liburan di 'Teras' Awan Tomamu Resort Jepang


Melancongyuk - Jika berbicara wisata di Jepang pikiran orang akan langsung tertuju pada musim bunga sakura, Harajuku, Resor Ski, Gunung Fuji hingga Tokyo Tower. Beberapa hal itu memang menjadi incaran bagi wisatawan terutama wisatawan asal Indonesia.

Namun sesungguhnya, masih banyak destinasi yang memang tidak kalah menarik dari ikon-ikon wisata tersebut. Salah satunya adalah menikmati keindahan dari atas puncak gunung di Pulau Hokkaido, tepatnya di Tomamu Resort Jepang. Yang paling menonjol dari resor ini adalah Teras Unkai.

Teras Unkai ini menawarkan pemandangan unik yang bertengger di puncak gunung yakni awan putih tebal. Tidak heran banyak pengunjung yang menjuluki tempat ini sebagai lautan awan atau negeri di atas awan. Lautan awan ini menjadi fenomena yang menarik banyak wisatawan ke resor ini selama bertahun-tahun.

Namun sayang, hanya sedikit orang yang memiliki kesempatan untuk dapat menikmati fenomena alam yang indah ini. Karena mereka harus berjalan dan mendaki gunung untuk sampai di bagian Teras Unkai, yang merupakan bagian dari Tomamu Resort. Selain jalur tersebut, ada gondola yang dapat digunakan, namun harganya cukup mahal untuk sekali perjalanan.

Meski begitu, perjuangan Anda pun akan terbayar saat berhasil melihat pemandangan matahari terbit yang muncul dari sisi gunung Hidaka dan Tokachi dan menembus kabut halus sambil menikmati secangkir kopi atau semangkuk sup.

Teras Unkai terbuka bagi wisatawan selama musim panas sampai akhir September. Pengunjung juga tidak dianjurkan datang selama musim dingin, karena hanya sedikit awan yang bisa diamati.

Tidak hanya itu, Anda juga sebaiknya tahu kondisi cuaca di sekitar. Sebab jika berawan, seluruh tempat yang indah diliputi oleh kabut tebal. Tetapi Anda masih dapat memiliki waktu yang menyenangkan untuk mendaki lereng gunung yang berkelok-kelok.

Atau Anda bisa menikmati kecantikan fenomena alam tersebut melalui kartu pos yang diberikan oleh operator gondola kepada para turis yang tidak dapat melihat fenomena cantik itu karena terhalang cuaca.

Jika cuaca cukup cerah, Anda harus bangun pagi-pagi sekali untuk dapat menangkap momen langka dan cantik ini. Sebab, Gondola akan mengangkut pengunjung pada pukul 04.00 pagi sampai pukul 08.30 pagi, jadi jika Anda berencana untuk berjalan di atas awan, pastikan untuk mengatur alarm Anda.

Di Tajikistan, Makanan Ini Dianggap Perwujudan Gigi Rasul


Melancongyuk - Tajikistan mungkin bukan negara populer sebagai tujuan wisata. Tapi jangan salah, negara terpencil di wilayah Asia Tengah ini ternyata punya banyak hal menarik yang bisa dieksplor oleh para wisatawan lho. Salah satunya, keunikan kuliner.

Nah, masyarakat Tajikistan punya satu makanan yang mereka anggap berharga. Namanya Oshi Palav. Menu makanan ini biasanya mereka santap dalam acara kumpul-kumpul keluarga dan teman atau bahkan saat sedang berdiskusi serius memecahkan masalah.

Oshi Palav memang punya keistimewaan tersendiri di mata orang Tajikistan. Bahkan mereka percaya bahan utama dari makanan ini adalah perwujudan dari gigi Rasulullah Muhammad SAW.

Oshi Palav terbuat dari nasi yang dicampur beragam sayuran dan potongan daging. Biasanya, orang Tajikistan memasak Oshi Palav dalam porsi besar. Sekali masak, setidaknya bisa dimakan 100 orang.

Meski diperlukan waktu berjam-jam untuk memasaknya, Oshi Palav tetap jadi menu kebanggaan yang wajib disuguhkan orang Tajikistan dalam setiap acara spesial. Ada satu lagi keistimewaan di balik menu makanan satu ini.

Oshi Palav punya sejarah hebat sebagai makanan yang mengakhiri perang. Pada tahun 1995, setelah Tajikistan mengalami perang sipil yang menewaskan 100.000 orang. Kedua belah pihak yang bertikai akhirnya duduk bersama untuk makan Oshi Palav hingga akhirnya berdiskusi. Dan setelah dua tahun, mereka berdamai. Karena sejarah inilah Oshi Palav juga dijuluki " Palav of Peace". (Misteraladin)

Kid Mai Death Cafe, Restoran di Thailand Bertema Kematian


Melancongyuk - Kafe bertema khusus akhir-akhir ini tengah digandrungi. Dari kafe kucing, kafe di dalam penjara, hingga kafe bertema horror dengan pegawai-pegawai berkostum setan, kafe-kafe yang tidak hanya menonjolkan makanan enak namun juga ide dan dekorasi menarik laris diserbu oleh pecinta kuliner.

Dilansir dari Oddity Central, jika biasanya tema-tema kafe yang dipilih merujuk pada hal-hal yang seru dan menyenangkan, tema yang dipilih sebuah kafe di area Khet Phaya Thai, Thailand ini lebih suram, yakni kematian.

Sebelum memasuki Kid Mai Death Cafe, pengunjung harus terlebih dulu melewati sebuah terowongan gelap. Tiap beberapa meter di dalam terowongan hitam ini, tergantung papan-papan di langit-langit yang mulai memberikan suasana kelam lewat kata-kata seperti, "Apakah ada yang menunggumu di rumah?"


Setelah melalui terowongan, pengunjung akan memasuki wilayah outdoor kafe dengan interior dan dekorasi yang didominasi warna hitam.

Mengikuti tema yang diusung, nama makanan-makanan yang ada di dalam menu mengandung kata-kata seperti "sakit," "tua," dan "kematian." Makanan-makanan ini juga dipajang sebagai foto-foto pemakaman.

Karangan bunga yang sering diberikan ketika seseorang meninggal merupakan dekorasi yang ditemukan di tiap sudut kafe ini. Sebuah tengkorak juga dapat ditemukan terbaring sendirian di atas sofa hitam. Nasihat-nasihat yang mengingatkan akan kematian terpampang di berbagai penanda.


Pada sebuah papan yang ditempel di karangan bunga, tertulis, "Apakah kamu siap jika malam ini kamu tidur dan tidak bangun lagi?" Papan lain di dekat pohon berkata, "Pada akhirnya, kamu tidak akan bisa membawa apa-apa bersamamu."

Selain itu, terdapat sebuah peti mati berwarna putih di salah satu sudut kafe. Pengunjung yang berani berbaring di dalamnya selama tiga menit akan mendapat potongan harga bagi makanan yang mereka pesan. 

Cerita Seram dari Pemandian Air Suci di India


Melancongyuk - Namanya Galta Ji Temple. Tempat ini merupakan sekumpulan bangunan tempat ibadah orang India yang terletak diantara tebing batu cadas Aravali Hill. Lokasi tepatnya di Khania Balaji, sekitar 10 Km dari kota Jaipur, Rajasthan, India. 

Sering juga orang menyebut dengan nama Monkey Temple (Khole Ke Hanuman Ji) karena komplek bangunan ini dihuni banyak sekali monyet yang dikeramatkan.

Salah satu kuil monyet ditempat ini namanya Galwar Bagh. Sebenarnya nggak cuma monyet saja yang dikeramatkan di tempat ini, tapi sapipun juga dibuat hidupnya enak, nyaman dan mulia disini.

Sebagai tempat suci warga India, sudah tentu banyak sekali benda yang dikeramatkan selain monyet dan sapi. Yang sangat terkenal dan menjadi tujuan para pengunjung adalah kolam besar berisi 'Air Suci' yang katanya berasal dari mata air yang mengalir dari bukit bukit disekitarnya.


Pada hari hari besar keagamaan tertentu, semua orang India tumplek-blek datang dan mensucikan diri di kolam ini. Kalau nggak salah ada tujuh kolam pemandian besar berundak dari yang paling Maha'suci' sendiri terletak diatas dan paling bawah sendiri dengan kualitas ke'suci'annya masuk kategori 'pas pasan'.

Yang jelas warna airnya hijau-hijau tua seperti berlumut, dan katanya nggak pernah kering dari jaman dulu. Gimana bisa kering, dikuras dan dibersihkan saja sepertinya nggak pernah dan itu terlihat dari warna airnya yang hijau dekil. 

Monyet-monyet yang menghuni bangunan kuil di sekitar kolam inipun terlihat juga ikut ikutan gembira ria nyemplung dan mandi di kolam ini. Sapi katanya juga dimandikan di kolam ini, tapi saya tidak melihat sendiri saat itu.

Saat saya datang, kolam pemandian yang paling atas sedang dibuka untuk umum sedangkan kolam lainnya ditutup. Nama kolamnya Galta Kund. Kolam ini katanya kolam yang paling suci dan nggak pernah kering. Baik laki laki maupun perempuan mandi bareng ditempat yang sama, nggak ada pemisah sama sekali tetapi yang perempuan mengelompok sendiri di kolam sebelah kiri. Mungkin risih kalau membaur dengan yang laki laki.


Cukup lama saya mengamati orang India sedang mandi dan saya langsung bisa menyimpulkan. Ternyata, sebagian besar lelaki India itu celana dalamnya cuma cawet atau kolor. Bahannya semacam kain karung tepung terigu seperti yang sering dipakai kakek saya waktu jaman perjuangan 1945.

Jarang yang terlihat ada laki laki yang memakai celana dalam modern merk Rider, Hings, GTMan atau Speedo. Mungkin ini pengaruh dari Mahatma Gandhi yang selalu menganjurkan memakai produk tenun buatan sendiri.

Yang wanita ternyata juga sama saja. Di balik kain Saree yang menutupi tubuhnya, tidak ada satupun yang terlihat memakai Bra Modern merk Triump, Sorella atau semacamnya. Begitu kain Saree dibuka ternyata yang terlihat Bra model kuno dan celana dalam kolor tepung terigu yang sering dipakai nenek nenek jaman baheula.

Bra-nya seperti baju biasa tanpa busa padding atau bahan elastis yang kencang. Sepertinya wanita India juga patuh mengikuti anjuran Mahatma Gandhi untuk menjahit dan menenun sendiri pakaian dalamnya.


Kalau anda sering nonton film Bollywood, tentu anda kenal dengan artis cantik Priyanka Chopra dan aktor ngganteng Shahrukh Khan. Nah, meskipun mereka cantik dan ngganteng, percayalah bahwa pakaian dalamnya pasti hasil tenun lokal dari bahan kain katun seperti karung tepung terigu.

Bikini sexy yang dipakai Priyanka Chopra di film-film Bollywood itu hanyalah iklan promosi dari perusahaan bikini Eropa/Amerika yang ingin menembus pasar India. Susah memang menembus pasar India kalau penduduknya sudah terlanjur cinta produk dan desain dalam negeri sejak jaman kolonial. Percayalah ...., atau buktikan sendiri di Galta Ji Temple Jaipur. (Ardisfamily)

Clarke Quay, Wisata Malam yang Hits di Singapura


Melancongyuk -  Berbagai negara memiliki destinasi unggulan yang biasa di datangi oleh wisatawan, namun hanya beberapa negara yang menyajikan wisata di malam hari. Nah salah satu negara yang asik untuk dijadikan tempat menghabiskan waktu di malam hari adalah Singapura.

Ada banyak tempat yang bisa Anda datangi untuk nongkrong atau bersantai sendiri atau bersama teman-teman yang ingin menikmati keindahan Singapore pada saat malam tiba.

Kawasan yang penuh dengan sejarah seperti Clarke Quay bisa jadi rekomendasi bagi Anda yang ingin menikmati waktu santai selama di Singapore.

Kalangan masyarakat lokal dan juga wisatawan tahu betul dengan lokasi nongkrong malam hari di Singapore ini sebab namanya sangat terkenal dan populer, Clarke Quay.

Sejarahnya dulu kawasan Clarke Quay ini adalah sebuah pelabuhan dan juga jadi pusat perdagangan pada waktu kolonial Inggris di Singapore. Letaknya yang sangat strategis menjadikan lokasi ini sangat populer di kalangan pedagang-pedagang.

Clarke Quay berada di alamat 3 River Valley Road, tepatnya di pinggir sungai Singapura. Saat malam tiba, geliat wisata malam pun mulai nampak.

Bar, pub dan restoran akan mulai merapikan meja dan menyalakan lampu-lampu menarik di sekitar gerai. Payung-payung di sepanjang jalan juga mulai diterangi dengan lampu berwarna-warni.

Musik dari dalam bar akan mulai beradu, ada yang live ada juga yang hanya menggunakan playlist artis ternama. Pohon-pohon yang ada diberi lampu hias dan mempercantik suasana. Kerlap-kerlipnya seakan mengikuti irama dari musik sekitar.

Kawasan Clarke Quay berada persis di seberang pusat perbelanjaan Clarke Quay. Kawasan ini melingkar dengan titik tengah yang ditandai dengan taman air mancur yang cantik banget.

Semakin malam, kawasan ini akan semakin ramai. Di sinilah orang-orang lokal biasa untuk menghilangkan penat seusai beraktifitas seharian. Bisa dibilang, ini tempat nongkrongnya Singapura. Nah, jika Anda dalam waktu dekat ingin berlibur ke Singapura, wajib mampir dan mendatangi obyek wisata mala mini. (Sportourism)

Ngeri, di Myanmar dan Malaysia Ada Suku Pemburu Kepala Manusia


Melancongyuk - Berburu kepala atau headhunting adalah sebuah ritual yang banyak dilakukan oleh suku-suku primitif di masa lalu untuk banyak tujuan.

Biasanya mereka memenggal kepala musuh yang sudah meninggal untuk meningkatkan eksistensi dan derajat. Di beberapa suku yang ada di dunia, praktik ini juga digunakan untuk ritual violence, menunjukkan maskulinitas dan kanibalisme.

Di era modern seperti sekarang, praktik-praktik seperti ini masih ada di daerah pedalaman. Meski jumlahnya tidak banyak, mereka tetap eksis melakukan hal-hal mengerikan yang bisa membuat semua orang ketakutan.

Nah ada salah satu suku terpencil yang berada di wilayah perbatasan India dan Myanmar memiliki tradisi tersebut yakni berburu kepala.

Berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber, suku yang memiliki tradisi berburu kepala ini adalah Suku Koyak. Suku ini berada di wilayah Nagaland, perbatasan Myanmar dengan India. Mereka mendiami daerah terpencil berupa desa di perbukitan.

Suku Koyak juga memiliki tato yang melambangkan ciri khas suku. Bukan di tangan, punggung, atau kaki, melainkan di wajah. Para pria yang memiliki tato di wajah berarti mereka adalah prajurit perang. Merekalah yang bertugas menjaga desa dari serangan musuh, binatang buas ataupun suku-suku lain.

Jika mereka sedang berperang, Suku Koyak terkenal dengan ganasnya. Tanpa ragu mereka akan memotong dan mengambil kepala musuhnya sebagai bukti kemenangan.

Kepala-kepala musuh disimpan dan dipajang di dalam rumah. Bagi mereka, kepala musuh dipercaya bisa memberikan kesuburan dan digunakan sebagai ritual anak laki-laki mereka.

Selain bukti kemenangan, kepala musuh pun merupakan syarat bagi pria Suku Koyak agar mendapatkan tato di wajah. Tato itu melambangkan tingkatan yang paling tinggi bagi kasta para pria di sana.

Meski begitu, rupanya tradisi berburu kepala sudah lama tidak dilakukan oleh para pria Suku Koyak. Terakhir, adalah di tahun 1940-an mana kala pemerintah India melarang perburuan kepala. Lantas, kepala-kepala manusia yang disimpan di tiap rumah akhirnya dikuburkan ke tanah.

Selain Suku Koyak, ternyata juga ada Suku Lundayeh yang menetap di perbukitan di Sabah, Malaysia yang memiliki tradisi sama. Mereka berburu kepala sebagai syarat untuk menikah.

Kepala yang diburu pun adalah kepala pria. Mereka tidak pernah dan tidak boleh memenggal kepala wanita dan anak-anak. Pedang yang digunakannya namanya mandau seperti Suku Dayak di Kalimantan. Setelah kepala didapatkan, nantinya pria tersebut akan menyerahkan kepala kepada orang tua wanita.

Kepala-kepala yang diburu tersebut, nantinya juga diletakan di dalam rumah dan disusun di sebuah tiang. Namun, kini Suku Lundayeh tidak lagi melakukan tradisi berburu kepala. Mereka sudah meninggalkannya dan cukup menjadi cerita atau sejarah yang diceritakan secara turun menurun.

Mengenal 3 Tempat Terlarang di Dunia yang Tak Boleh Dikunjungi Sembarang Orang

Makam Qin Shi Huang, Tiongkok
Melancongyuk - Banyak rahasia di belahan dunia ini yang tidak kita ketahui kebenarannya.
Termasuk tempat-tempat rahasia yang mungkin jarang diketahui masyarakat luas.

Dilansir dari laman Reader's Digest, ternyata ada banyak tempat terlarang di dunia yang tak boleh dikunjungi sembarang orang loh.

1. Snake Island, Brazil

Snake Island atau Pulau Ular adalah salah satu tempat di Brazil yang ditutup untuk umum. Tempat ini adalah 'rumah' bagi spesies ular mematikan yang memiliki racun viper emas.

Racun ini sangat mematikan manusia yang digigitnya. Untuk alasan keamanan pemerintah Brazil akhirnya melarang penduduk umum untuk datang ke wilayah ini.

2. Makam Qin Shi Huang, Tiongkok

Seorang petani menemukan sebuah makam kaisar pertama Tiongkok, Qin Shi Huang pada tahun 1974.

Sejak penemuan itu, para arkeolog telah menemukan 2000 makan tentara dan meyakini masih ada 8000 lainnya yang belum ditemukan.

Karena hal itu, Pemerintah Tiongkok melarang para arkelog untuk meneruskan pencarian terutama menyentuh makam Qin Shi Huang sejak 210 SM.

Selain untuk menghormati arwah leluhur, pemerintah juga takut penggalian itu akan merusak artefak kuno.

3. Chernobyl, Ukraina

Pada tanggal 26 April 1986, sebuah ledakan nuklir terjadi di dekat Chernobyl, Ukraina.

Dalam kecelakaan itu diperkirakan antara 9000 sampai satu juta orang telah meninggal karena radiasi.

Lebih dari 30 tahun sejak kejadian itu, wilayah ini masih dalam tahap pembersihan.

Direktur pembangkit bahkan menduga wilayah ini tidak bisa ditinggali setidaknya 20.000 tahun lagi.

Filipina Hadirkan Museum untuk Pecinta Makanan Manis


Melancongyuk - Bagi kamu penggemar makanan manis segeralah terbang ke Negeri Lumbung Padi, Filipina. Sebab, negara yang memiliki 7.641 pulau ini memiliki museum yang unik sekaligus menjadi surga bagi mereka yang menyukai makanan manis.

Adalah Dessert Musem, sebuah museum yang berada di Manila, Filipina ini memiliki luas 1.114 ribu meter persegi. Dibuka sejak 10 Februari 2018 lalu, museum ini sudah menerima 7 ribu pengunjung pada minggu pertama pembukaannya.

Dilansir Forbes, Tasha Reyes, Katrina Lacap, Joseph Moore yang merupakan pendiri Dessert Museum mengatakan bahwa mereka mendapatkan ide ini lima bulan yang lalu. Mereka ingin mengekspresikan rasa cintanya kepada makanan.

Dessert Museum memiliki delapan ruangan yang berisikan berbagai jenis cemilan manis, seperti gulali atau cotton candy, gummy bear, marshmellow, cake pops, es krim, permen karet, donat dan candy cane.

Di area Cotton Candy Fores pengunjung akan disuguhkan pemandangan gula-gula kapas berwarna pink yang menggemaskan. Pengunjung juga akan menemukan pohon dengan gula-gula kapas yang banyak dan bisa bebas mengambilnya.

Selain menawarkan museum dengan tema yang unik, Dessert Museum juga memiliki tempat yang sangat Instagramable. Warna-warna pastel nan girly seperti merah muda, kuning, hijau muda, dan berbagai warna cantik lainnya bertebaran di sini.
Tak lupa museum ini juga memberikan informasi tentang makanan-makanan yang ditampilkan. Seperti alasan mengapa bagian tengah donat berlubang.

Untuk sekali masuk pengunjung akan dikenakan biaya mulai dari PHP 696  atau sekitar Rp 185 ribu untuk 2 jam tur. Pengunjung juga akan diberikan 6 dessert secara cuma-cuma. (Kumparan)

Haw Par Villa, Taman Hiburan yang Bikin Anak-Anak Bermimpi Buruk


Melancongyuk - Taman hiburan dibangun agar pengunjungnya merasa senang dan ceria. Tapi beda halnya dengan Haw Par Villa, sebuah taman hiburan di Singapura yang penuh dengan patung mengerikan dari mitologi dan cerita rakyat Tionghoa.

Kehadiran taman hiburan yang dikabarkan sebagai salah satu gerbang neraka ini telah membuat anak-anak Singapura bermimpi buruk selama bertahun-tahun.

Haw Par Villa dibangun pada tahun 1937 berdasarkan mitologi dan cerita rakyat Tionghoa yang berdasar ajaran Taoisme, Kongfusianisme dan Buddha. Terdiri dari patung-patung yang menggambarkan kisah kera sakti mencari kitab suci ke barat dan legenda ular putih. Tapi sebagian besar patung disini menceritakan 10 pengadilan di neraka secara terang-terangan.

Patung-patung yang terbuat dari lilin ini menceritakan kejadian-kejadian menyeramkan yang akan dialami manusia berdosa di neraka. Patung dipahat dengan sangat menyeramkan. Misalnya saja patung seseorang yang tubuhnya berdarah karena ditusuk kayu berduri, atau orang-orang yang ditanam di dalam tanah dan hanya terlihat kepalanya.

Tak cuma itu, ada patung beberapa orang yang dirantai ke sebuah tiang raksasa sementara petugas neraka menarik ususnya keluar! Ngeri banget... Kehadiran patung mengerikan ini untuk menggambarkan siksaan yang akan dijalani di neraka karena curang saat ujian.


Tak cuma kisah penyiksaan di neraka yang membuat pengunjung ketakutan. Ekspresi ngeri dan kesakitan para manusia di patung serta hadirnya darah dan organ tubuh manusia membuat banyak orang merasa horor. Ada juga patung mengerikan dimana seorang nenek menghisap payudara seorang perempuan lainnya.

Pada tahun 1970an dan 1980an Haw Par Villa sering dikunjungi rombongan anak sekolah. Hal ini yang menyebabkan anak-anak Singapura banyak yang bermimpi buruk sekembalinya dari sana.

Kejadian ini terulang selama beberapa generasi. Warga menjadi semakin merasa ngeri dengan kehadiran taman hiburan ini karena sering mendengar suara jeritan manusia dari dalam taman saat malam hari.

Kabarnya hal itu terjadi karena jeritan itu berasal dari manusia asli yang dipaksa dijadikan patung di Haw Par Villa. Cerita lainnya menyebutkan jeritan berasal dari neraka sungguhan dan bisa didengar karena Haw Par Villa sesungguhnya salah satu gerbang neraka.

Misteri Haw Par Villa membuat taman hiburan ini tak ramai lagi meski bisa dimasuki dengan gratis. Dibangun oleh kakak beradik Aw yang juga menciptakan balsem cap Tiger, Haw Par Villa juga dikenal sebagai taman Tiger Balm. Haw Par Villa yang berada di bukit Pasir Panjang berada dekat dengan MRT Haw Par Villa. (Okezone)

Malaysia Tawarkan Wisata Miri ke Indonesia


Melancongyuk - Nama Miri mungkin masih sangat asing di telinga masyarakat Indonesia. Miri adalah kota yang terletak di wilayah Sarawak, Malaysia. Tempat ini terkenal dengan wisata bahari.

Wakil Menteri Parisiwata, Seni dan Budaya Malaysia, Datuk Lee Kim Shin menyatakan Miri merupakan kota yang indah. Dia menyebut akan ada banyak acara yang digelar di sana, dan wilayah lain di Serawak. Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk datang dan mengunjungi Miri.

Lee mengaku masyarakat Indonesia bisa mengunjungi tempat ini dengan mudah karena adanya penerbangan langsung dari Pontianak ke Miri dan sebaliknya. Pihaknya berharap ada wisatawan asal Indonesia yang datang ke kota yang berbatasan dengan Brunei Darusalam itu.

"Sebagai kota resor ada banyak kegiatan pariwisata dan sejarah disini. Penerbangan langsung (Pontianak-Miri) dapat memudahkan untuk menjelajahi Miri, dengan segala keunikannya," kata Lee.

"Color rush run, musik, maraton, festival, Borneo jazz. Ada banyak atraksi destinasi baik itu budaya, alam atau sejarah. Kita tawarkan miri sebagai tempat yang bagus untuk menyelam," sambungnya.

Namun, Miri bukan sebagai tujuan wisata saja, juga menjadi kota penghubungan dalam pendidikan. “Kesempatan warga Indonesia untuk mengejar pendidikan yang lebih baik dan tidak terlalu mahal," tukasnya.

Berani Plesiran ke Pulau Hantu di Laut India?


Melancongyuk - Pulau Ross, adalah sebuah pulau terpencil bekas pendudukan Inggris di Kepulauan Andaman, India. Pulau ini merupakan bagian dari kelompok  572 pulau tropis, di mana hanya 38 pulau yang berpenghuni.

Dilansir BBC, Pulau Ross adalah kota hantu yang sangat menarik. Di pulau ini masih ada sisa-sisa pemukiman Inggris abad ke-19 yang terbengkalai. Pemukiman ini sudah berpenghuni sejak 1940-an, dan telah direklamasi oleh alam.

Terlihat reruntuhan bungalow mewah, sebuah gereja besar, ballrooms, bahkan pemakaman, telah diliputi oleh pohon-pohon liar.

Berdasarkan sejarah, pada 1857, Kerajaan Inggris memilih pulau dengan luas sekitar 300 meter persegi ini sebagai lokasi penghukuman para pemberontak India. Saat Inggris tiba pada 1858 dengan 200 narapidana India, pulau ini ditutupi hutan purba yang tak dapat ditembus. 


Para tahanan dihukum untuk membersihkan hutan lebat, sementara para tentara tetap berada di kapal. Saat teritori kolonial meluas, narapidana dipindahkan ke penjara dan barak di pulau-pulau tetangga. Sedangkan Pulau Ross menjadi markas administrasi, sekaligus pemukiman eksklusif bagi para pejabat militer berpangkat tinggi dan keluarga mereka.

Rumah-rumah mewah penuh perabotan dibangun, halaman rumput terawat, dan lapangan tenis dibangun, bersama dengan gereja, pabrik pemurnian air, barak militer, dan sebuah rumah sakit. Sebuah pembangkit tenaga listrik berbahan bakar diesel pun dibangun untuk menerangi pulau.

Pada 1942, invasi Jepang memaksa pasukan Inggris meninggalkan pulau tersebut. Meski beberapa tahun kemudian kembali berada di bawah kekuasaan Inggris setelah perang berakhir. 


Namun tidak lama setelah itu India memperoleh kemerdekaannya. Setelah itu pulau ditinggalkan tak penghuni sampai Angkatan Laut India mengambil alih pada 1979.

Kini sudah hampir 80 tahun, Pulau Ross tertutup oleh hutan dan terlupakan. Kini hanya terlihat hutan lebat mengambil alih reruntuhan gedung-gedung dan burung-burung bertengger di atas pohon. 

Melihat Jejak Peninggalan Islam Tertua di Tiongkok


Melancongyuk - Banyak wisatawan dari Indonesia yang berkunjung ke RRT tidak menyangka bahwa terdapat 4 Mesjid Kuno di RRT yang sangat dirawat keberadaannya oleh Pemerintah RRT.  Mesjid tertua di RRT berada di Kota Guangzhou yaitu Mesjid Huaisheng atau diartikan sebagai Mesjid Menara Cahaya. Dibangun pada tahun 627, Mesjid Huaisheng memiliki sejarah 1300 tahun lamanya.

Mesjid ini  terdaftar untuk dilindungi sebagai peninggalan budaya utama di Provinsi Guangdong. Mesjid ini kira-kira dibangun pada awal Dinasti Tang dengan tinggi menaranya mencapai 36,3 meter, dan merupakan salah satu arsitektur Islam pertama yang dibangun setelah Islam diperkenalkan ke RRT. Mesjid tersebut konon dinamai untuk menghormati Nabi Muhammad SAW. 

Menurut naskah yang ditulis pada tahun 1206, dikisahkan bahwa Mesjid ini dibangun oleh Paman dari Nabi Muhammad yaitu Abu Waqqas dalam misi pertama menyebarkan agam Islam ke RRT. Sejarah yang menarik, hal inilah yang menjadi salah satu daya tarik dari Mesjid ini didatangi oleh banyak pengunjung tiap harinya selain arsitekturnya yang indah. 

Mesjid ini pernah dihancurkan dan dibangun kembali pada tahun ke-34 dari Kaisar Qing Kangxi (1695) dengan aristektur Arab bercampur dengan Tiongkok. Wilayah Mesjid meliputi area seluas 2.966 meter2. Sisi barat daya gerbang Mesjid adalah Menara Cahaya yang terkenal; sisi depannya adalah bangunan bulan terbit; bagian belakang ada panggung, ruang air, koridor timur dan barat, yang merupakan aula untuk ibadah. Salah satu fitur khas dari Mesjid ini adalah sumur tua yang konon airnya berasal dari mata air alami yang selalu jernih dan tidak pernah kering.  

Mesjid Huaisheng selalu ramai didatangi orang yang akan beribadah maupun turis, terutama pada hari Jumat. Pada saat Canton Fair yang merupakan pameran dagang tahunan terbesar di RRT, banyak masyarakat lokal, orang Indonesia, pengusaha Timur Tengah dan Afrika datang bersama-sama memadati Mesjid untuk beribadah sekaligus menikmati keindahan arsitekturnya dan menikmati makanan lokal yang halal.  (Archnet)