Tampilkan postingan dengan label Wisata Eropa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Eropa. Tampilkan semua postingan

Pulau Lofoten, Pulau Terpencil di Norwegia yang Jadi Surganya Pecinta Fotografi



Melancongyuk - Di beberapa negara, pulau-pulau yang terpencil biasanya tidak banyak dikenal orang. Mereka cenderung mengenal pulau wisata yang dikunjungi banyak wisatawan asing tiap harinya. Tapi beda dengan pulau terpencil yang ada di Norwegia ini yang justru menjadi surga bagi mereka para pecinta fotografi. Pulau ini bernama Pulau Lofoten. Terletak di atas lingkaran Arctic yang ada di sebelah barat laut Norwegia, pulau ini menawarkan keindahan pantai pasirnya, kabin-kabin dengan warna merah menggemaskan serta teluk yang terbuat dari lelehan gletser yang tidak tersedia di pulau-pulau lain. Nah, di Pulau Lofoten ini ada beberapa tempat juara yang jangan sampai kamu kelewatan pas kamu mau mendapat spot foto alam terbaik. Simak ya. 

1. Melakukan road trip di Lofoten 


Pulau Lofoten mempunyai banyak jembatan dan terowongan yang menghubungkan satu tempat dan tempat yang lain yang bisa kamu jelajahi. Dengan road trip ini kamu bisa melewati pegunungan berselimut salju dengan pepohonan di kaki gunung. Gila, kamu nggak akan menyangka kamu bisa menjelajahi tempat sekeren ini. Tapi ketika kamu ingin melakukan road trip di saat musim dingin kamu harus hati-hati banget karena kondisi cuaca di sana mudah berubah dan berkendara bisa jadi hal yang sangat berbahaya. 

2. Mengunjungi desa A


Dibaca dan dieja dengan kata “Aw”, desa yang kecil ini sangat terkenal loh! Desa ini terletak di ujung selatan semenanjung Lofoten. Nggak sedikit orang yang rela mengunjungi tempat ini menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk berfoto di desa ini. Desa yang terletak di bawah gunung ini mempunyai latar yang bagus banget untuk foto-foto nih. 

3. Menghabiskan waktu di Pulau Hamnoy


Nah, kalau kamu mencari tempat buat berfoto-foto yang paling ikonik di Lofoten, Pulau Hamnoy jawabannya. Pulau Hamnoy adalah sebuah pulau kecil dan juga desa yang terletak di dekat teluk yang terbuat dari lelehan gletser yang disebut Reinefjord. Di pulau ini ada kabin-kabin kayu berwarna merah, tentunya dengan pegunungan besar sebagai latarnya, yang kamu bisa tinggali. Kabin-kabin ini disebut Eliassen Rorbuer. 

4. Mendaki Pantai Kvalvika 


Pantai Kvalvika adalah pantai yang jauh yang ada di ujung Moskenesøya. Kenapa disebut mendaki? Karena kamu harus menghabiskan setidaknya 1 jam mendaki melewati pegunungan untuk bisa menginjakkan kaki di salah satu pantai terindah. Di musim dingin pasir pantai akan tertutup salju sedangkan di musim panas kamu bisa berkemah di sana. Tapi meskipun pantai ini tertutup salju, masih keren banget loh! 

5. Menginap di Kabin Rorbuer

Bisa dibilang gaya arsitektur khas Pulau Lofoten adalah adanya kabin-kabin rorbuer. Kabin ini mengubah lanskap yang biasa saja menjadi spot foto yang Instagenic banget. Awalnya kabin ini dibuat untuk melindungi para nelayan dan hasil laut mereka. Sekarang kabin ini sudah beralih fungsi menjadi tempat menginap berwarna cantik untuk para turis meskipun terhitung mahal. 

6. Menikmati matahari terbenam


Karena letaknya yang ada di sebelah utara Lingkaran Arctic, tentinya banyak hal yang bisa dinikmati dan diabadikan di balik lensa kamera. Di Pulau Lofoten ini kamu bisa menikmati matahari terbit dan matahari tenggelam yang bertahan selama berjam-jam yang nggak cuma mengubah warna langitnya saja tapi juga warna tanah dan lautnya.
Bagi kamu yang hobi banget traveling photography, Pulau Lofoten ini bisa jadi salah satu destinasi wisata yang nggak boleh dilewatkan. Kapan lagi bisa melihat semua keindahan alam di satu tempat? 

Moschea di Roma, Masjid Terbesar di Dunia Barat


Melancongyuk - Di tengah masyarakat Roma yang mayoritas menganut Katolik, ternyata ada masjid menawan yang bernama Moschea di Roma. Berlokasi di Parioli, Kota Roma atau sekitar 10 km dari Vatikan, masjid yang diklaim terbesar di dunia barat ini memiliki luas mencapai 30.000 meter persegi, yang mampu menampung hingga 12.000 orang.

Menurut catatan sejarahnya, masjid ini didirikan oleh Muhammad Hasan, seorang pangeran yang diasingkan dari Afghanistan dan pembangunannya dibiayai oleh Raja Faisal dari Arab Saudi. Proyek pembangunannya kemudian dirancang oleh arsitektur berkebangsaan Italia, yaitu Paolo Portoghesi, Vittorio Gigliotti, dan Sami Mousawi.

Penantian 10 Tahun

Pembangunan masjid sendiri memakan waktu lebih dari sepuluh tahun. Tanah masjid merupakan sumbangan dari Dewan Kota Roma yang diberikan pada 1974, namun pembangunan baru bergulir pada 1984, dan peresmiannya dilakukan pada 21 Juni 1995.

Bukan tanpa hambatan, pembangunan masjid juga sempat mendapat penolakan dari berbagai pihak, namun setelah Paus Yohanes paulus II memberikan restunya, proyek pembangunan masjid akahirnya berjalan lancar. Hanya saja dengan catatan yang perlu disepakati bersama, yaitu perancang masjid perlu memperpendek ketinggian menara sekitar satu meter di bawah kubah St Peter.

God is Light

Dengan gaya arsitektur Romawi tradisional, bangunan masjid diintegrasikan dengan kawasan hijau yang ada di sekitarnya, sehingga memunculkan nuansa mediatif. Sementara dekorasi interiornya menggunakan ubin dengan warna-warna terang bertemakan “God is Light”.

Tak hanya itu, interior masjid juga dilengkapi mosaik yang menciptakan efek optik. Sementara lantainya tertutup karpet persia yang sangat lembut dengan pola geometris. Hasilnya pemandangan di dalam masjid menjadi sangat menakjubkan dengan cahaya yang berulang dan pola geometris yang membuat jamaah menjadi nyaman saat berada di dalam.

Selain menjadi tempat ibadah, menurut informasi yang dikutip dari laman halaltrip, Rabu (23/5/2018), masjid ini juga berfungsi menjadi tempat layanan sosial budaya yang menghubungkan umat Islam dengan masyarakat umum. Tak hanya itu, Masjid Roma juga menjadi pusat pendidikan Islam di Italia, layanan pemakaman, pameran, konvensi, bahkan upacara pernikahan. 


Desa yang Kecanduan Kereta Gantung

Kereta gantung khas Lembah Engelberg (bbc.com)

Melancongyuk - Bagi keluarga petani di Engelberg, Swiss, kereta gantung bukan untuk liburan apalagi sekadar hiburan.

Hidup di wilayah Lembah Engleberg yang curam, penduduk lokal kesulitan menuntaskan segenap pekerjaannya jika cuma berjalan kaki. Sementara jalan utama untuk mobil tua tak dapat diandalkan maka kereta gantung jadi satu-satunya pilihan.

Sebetulnya mereka dapat saja menaiki helikopter, tetapi biayanya pasti tak murah. Toh, terlalu berlebihan jika mereka menaiki helikopter cuma untuk mengangkut jerami atau kayu bakar.

Lantas, saking akrabnya dan memang telah sejak lama berkendara dengan kereta gantung, para petani di Engelberg pun mendapat julukan Buirabahnli, yang dalam bahasa Jerman berarti 'petani kereta gantung'.

Dalam 10 tahun terakhir, Lembah Engelberg sebetulnya telah mengalami penurunan jumlah kereta gantung dari 100 menjadi hanya sekitar 40 unit saja. Pemerintah mulai memindahkan jalur-jalurnya, terutama yang dianggap berbahaya bagi penerbangan helikopter.

Asyiknya, Buirabahnli juga memperbolehkan para pendaki untuk menaiki kereta gantung mereka dengan sedikit biaya tambahan. Pemandangan di sana memang indah dinikmati dari atas kereta gantung. Selengkapnya

Selfie Hunter? Yuk, ke Kampung Eropa yang Lagi Hits


Melancongyuk - Ada kabar baru dari Kota Bogor. Kali ini, tentang wisata kekinian yang sedang ramai diperbincangkan, yakni Kampung Eropa dengan ratusan spot swafoto. Wisata kekinian dengan aneka spot foto memang selalu menjadi incaran. Alasannya, tak lain karena berbagai latar belakang foto ini sangat cantik untuk dipamerkan di media sosial.

Kampung Eropa ini, berada di kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR) dan letaknya di belakang Rumah Air dan di depan Aston Bogor Hotel & Resort. Namanya Devoyage. Wisata bertemakan Kampung Eropa yang punya lebih dari 150 spot foto kekinian. Devoyage punya tagline ”Holiday, Selfie, and Foodies” ini memang menghadirkan suasana berbeda.


Pengunjung dimanjakan dengan puluhan bangunan lucu dan berwarna-warni yang cocok bagi para pemburu selfie. Selain, tentunya berbagai aktivitas menarik yang bisa dilakukan di tempat ini. Ada tiga jenis wahana yakni kuliner, games, dan souvenir.

Kepala Wahana Devoyage Eki Tanjung memaparkan, selain bisa berkunjung ke aneka bangunan unik warna-warni serta mural yang cantik, Anda bisa coba berbagai kuliner Devoyage. Ada De Resto yang berada tepat di area pintu masuk Devoyage.


Sisi kanan kawasan tersebut, Anda akan menemukan restoran dengan aneka hidangan lezat berbalut bangunan hitam yang modern. Lalu aneka pilihan kuliner di dalam Devoyage juga bisa dicoba, seperti Coffe Table, produk pastry, street food, hingga pojok es krim.

Devoyage menjadi penyegaran bagi Kota Bogor. Menambah wisata lain untuk dikunjungi, apalagi bagi penggemar swafoto. Di atas lahan seluar 1,8 hektar, Devoyage tawarkan hingga 150 spot foto. "Ya, kita punya sekitar 150 titik foto yang instagramable dan mural sekitar 20 spot,” tambah Eki.

Di depan area tiket, Anda akan langsung bertemu dengan ikon Kota Paris. Ya, di sini ada Menara Eiffel yang sangat cantik. Apalagi kala malam hari, menara ini akan dipenuhi dengan lampu yang membuatnya semakin insta-genik.


Lalu ada jembatan yang membawahi danau kecil dan sesekali dilewati pengunjung yang bermain kano. Titik tak jauh dari Menara Eiffel, Anda akan bertemu dengan kincir angin. Bentuk yang biasa ditemui di rumah-rumah tradisional negara Belanda. Di sini, titik yang paling tepat mendapatkan latar belakang kincir angin yang menawan.

Hampir semua titik bangunan buatan berwarna-warni lengkap dengan ornamennnya cukup unik dan mirip dengan nuansa Eropa. Tak salah memang jika ada ratusan titik swafoto di Devoyage, namun yang paling favorit adalah dua wahana yang disebutkan tadi.

Menara Eiffel dan Kincir Angin khas Belanda. Bagi Anda yang ingin total ‘berada’ di Eropa sesungguhnya, Devoyage juga punya studio foto lengkap dengan busana tradisionalnya. Satu orang dikenakan tarif 35 ribu untuk berfoto dalam tiga background yang berbeda. (Sportourism)

Planetarium Tertua di Dunia Ada di Belanda


Melancongyuk - Astronom amatir Belanda Eise Eisinga berhenti sekolah pada usia 12 tahun, tapi dia membangun model sistem tata surya yang sempurna di ruang tamunya. Ada sedetik kesunyian yang muncul saat atmosfer ruangan berubah dari perenungan menjadi rasa tidak percaya.

"Bagaimana bisa?" kata seorang pengunjung, sambil menunjuk ke langit-langit ruang tamu.

"Apakah ini masih akurat?" kata pengunjung lain.

"Kenapa saya tidak pernah mendengar ini sebelumnya?" kata rekannya.

Sambil mendongak ke atas, saya juga tak bisa mempercayainya.

Di atap kayu di atas kepala kami, ada model skala semesta kita, dicat dengan emas yang berkilau dan biru tuan yang mengilap. Ada Bumi, sebuah bola emas yang bergantung dari kawat yang nyaris tak terlihat.

Di sebelahnya, matahari, berbentuk bintang yang terbakar, berkilau seperti hiasan Natal. Lalu Merkurius, Venus, Mars, dan bulan-bulannya secara berturutan, tergantung dalam jalur eliptis yang menempel di langit-langit.

Semuanya berkilau di satu sisi, menggambarkan terangnya matahari, sementara di jarak yang lebih jauh, di lingkar luar, adalah planet-planet terluar, Jupiter dan Saturnus. Sementara posisi bulan, yang digunakan untuk menentukan posisi zodiak, melengkapi sistem model tersebut.

Ilmu sains abad pertengahan di balik Planetarium Royal Eise Eisinga cukup mencengangkan siapapun yang melihatnya. Tersembunyi di salah satu rumah di pinggir kanal di kota kecil Franeker, di provinsi barat laut Friesland, ini adalah planetarium tertua dunia yang masih berjalan.

Astronomi Barat berasal dari Mesopotamia Kuno, di sepanjang lembah sungai Tigris dan Eufrat. Tapi seorang astronom amatir — Eise Eisinga — menjebak tata surya di ruang tamunya. Dan perhitungan yang digunakannya sampai hari ini masih akurat.

Seakurat apa? Lihat ke atas, dan semua planet, bintang, matahari dan bulan berada di tempat yang tepat seperti seharusnya, meski jaraknya dikurangi dalam skala satu triliun, artinya 1mm dari langit-langit itu mewakili jarak satu juta km.

Jupiter butuh 12 tahun untuk mengelilingi matahari. Saturnus, 29 tahun. Uranus, Neptunus dan Plato tidak ada di sini karena planet-planet itu belum ditemukan saat Eisinga menyelesaikan model skala sistem tata surya yang dibangunnya pada 1781.

Meski begitu, ini menakjubkan: sebuah teater Barok bagi para pengamat bintang, menjadi perhiasan di ruang tamu dari rumah sederhana seorang penyisir wol yang hidup tak lama setelah Zaman Keemasan Belanda. Dan semuanya merupakan pencapaian yang tak terbayangkan mengingat Eisinga berhenti sekolah pada usia 12.

Bukan Hanya Restoran, di Eropa Juga Ada Museum Bawah Laut


Melancongyuk - Eropa ternyata memiliki beragam destinasi wisata khususnya di bawah laut. Selain restoran yang bakal mendunia, ada juga museum bawah laut pertama dibuat disana.

Museum yang diberi nama The Museo Atlantico ini diciptakan oleh pematung asal Inggris, Jason deCaires Taylor dan berada di Spanish Canary Islands, lepas pantai Lanzarote.

Patung yang dipajang dalam museum terbuat dari material ber-pH netral, sehingga tetap aman untuk kehidupan bawah laut. Selain sebagai pameran seni, patung-patung tersebut juga diciptakan sebagai implan terumbu karang buatan dalam skala besar.

Museum ini berada di kedalaman 14 meter dari atas permukaan laut. Para pengunjung dapat menjelajahinya dengan snorkeling dan scuba diving.

Walau cocok untuk didatangi keluarga, pengunjung tetap harus melihat aturan batasan usia yang berlaku dan memberitahu riwayat kesehatan sebelum menyelam.

"Saya harap The Museo Atlántico di Lanzarote ini menjadi pintu masuk menuju dunia yang lain. Selain itu, dapat memberikan penjelasan lebih baik tentang kehidupan bawah laut serta seberapa besar kita bergantung padanya," ujar deCaires Taylor.

Sekitar lebih dari 300 patung ada di The Museo Atlántico. Patung-patung ini menggambarkan situasi di pengungsian yang pernah ada di masyarakat Eropa.

Nah, bagi sahabat sporto yang suka traveling ke luar negeri khususnya ke Eropa, jangan lupa sempatkan diri untuk berkunjung ke museum ini. Rasakan sensasi berbeda saat melakukan snorkeling di bawah laut sambil melihat museum. 

Makan di Restoran Ini Pengunjung Harus Telanjang


Melancongyuk - Saat ini beragam tema menarik mulai digarap oleh restoran atau tempat makan dalam menjaring pengunjung untuk datang. Tak hanya dalam masalah menu dan lokasinya, namun tampilan konsep dekorasinya yang unik juga mulai dikedepankan.

Nah, di Prancis ada restoran yang mewajibkan pengunjung untuk menanggalkan pakaiannya sebelum memasukinya. Restoran ini diperuntukan khusus kaum nudist.

Nama restoran itu adalah O'naturel yang berlokasi di Paris, Prancis dan Pendirinya bernama Mike dan Stephane Saada. Restoran telanjang di Paris ini bukanlah yang pertama di Eropa. Sebelumnya, restoran telanjang serupa juga sudah buka di London, Inggris dan Tenerife, Spanyol.

Dengan berkunjung di O'naturel, para kaum nudist bisa menikmati suasana makan yang nyaman dan relax tanpa mengenakan busana. Dari luar, Restoran O'Naturel tidak begitu mencolok karena tertutup tirai kain berwarna putih. Bagian dalam restoran ini juga desainnya minimalis.

Begitu masuk ke dalam restoran, traveler akan diminta untuk menanggalkan baju untuk kemudian disimpan dalam loker. Setelah itu, traveler akan diberikan sandal sebagai alas kaki menuju ke ruang makan. Khusus untuk para ladies, boleh tetap memakai high heels.

Layaknya restoran normal, O'Naturel menyediakan hidangan khas Prancis yang terkenal lezat. Dari mulai lobster, escargot, hingga foie grass bisa dipesan di restoran ini. Satu set menu berisi 3 jenis hidangan dihargai sebesar US$ 57.50 (setara Rp 776 ribuan).

Restoran ini berlokasi di 9 rue de Gravelle Paris, 75012 O'naturel baru buka setengah 8 malam. Restoran ini hanya berkapasitas 40 kursi.

Norwegia Punya Toilet Berpemandangan Fotogenik

Ilustrasi
Melancongyuk - Di saat Indonesia baru mau membangun banyak toilet umum demi kenyamanan turis, Norwegia sudah selangkah lebih maju dengan membangun toilet umum yang berpemandangan indah. 

Berada di Gildeskål, dekat kawasan Norwegian Scenic Route Helgelandskysten, toilet umum ini berbentuk minimalis dengan atap bergelombang.

Saat malam tiba, cahaya dari dalam bilik bakal bersinar terang. Dari kejauhan, bangunannya malah mirip hotel.

Norwegian Scenic Route Helgelandskysten selama ini memang menjadi lokasi favorit yang dikunjungi untuk menikmati fenomena alam Cahaya Utara. 

Keberadaan toilet umum tentu saja sangat dibutuhkan oleh turis yang datang ke sana. 

Dari titik toilet umum, pengunjung bisa melihat pemandangan pantai yang dibingkai oleh pegunungan es. 

Selain toilet umum, di sekitarnya juga ada komplek pertunjukkan terbuka dan tempat parkir mobil.

Dikutip dari Lonely Planet, pemerintah Norwegia berencana untuk memperbanyak toilet umum seperti ini di kawasan lain yang juga sering dikunjungi turis, seperti Ryfylke, Hardangervidda, Helgelandskysten, Andøya dan Lofoten.

Norwegia sepertinya memang gemar membangun toilet umum di tempat yang berpemandangan indah. 

Sebelumnya, toilet umum di Aurland juga mendapat predikat serupa.

Bedanya, toilet umum di sini berada di pinggir tebing terjal yang berpemandangan langsung ke arah pegunungan. 

Saat duduk di kloset, pengunjung bisa melihat pemandangan di sekitarnya dari ketinggian. (CNN)

Seluncuran Paling Bikin Deg-degan


Melancongyuk - Jika Anda sedang jenuh, menceburkan ke air mungkin bisa menjadi aktivitas yang menyenankan. Kolam renang tidak hanya berenang di dalam kolam, ada juga beberapa wahana menarik, salah satunya tempat seluncuran.

Wahana seluncuran di kemas secara apik, dan memberikan tantangan yang akan menaikkkan sisi adrenalin. Nah, ada beberapa perosotan yang di klaim paling gila yang pernah ada di dunia.

Insano

Seluncuran ini adanya di Brazil, merupakan seluncuran tertinggi ke-3 di dunia , setara dengan gedung 14 lantai. Anda akan berseluncur dan merasakan sedang jatuh, karna memiliki permukaan yang sangat vertikal. Untuk sampai kebawah aja cuma butuh 5 detik, tapi 5 detik yang bakalan kalian ingat sampai seumur hidup. Anda bakal meluncur dengan kecepatan 100 km/jam.

Austria

Tempat seluncur air ini merupakan seluncuran kebanggaan di Austria. Soalnya, tempat seluncur ini merupakan tempat seluncuran pertama yang menggunakan 2 putaran.

Saat sedang ingin berseluncur Anda akan dimasukkan kedalam sebuah box dan terjun dari ketinggian 15 meter.

Leap of Faith

Tempat seluncuran ini bener-bener akan membuat semua orang takut. Keunikan dari tempat seluncur ini, Anda akan berseluncur melewati kolam yang berisi ikan hiu. Ditambah lagi, tempat seluncur didesain seperti tempat suku maya.

Kilimanjaro

Tempat seluncuran ini berada tepat di luar kota Rio, Brazil. Seluncuran ini memang ditujukan buat para pencinta adrenaline banget. Tingginya mencapai 50 meter. Selain itu, seluncuran ini punya kemiringan 60 derajat. Pengalaman yang berbeda di tempat seluncuran tertinggi ke-2 didunia dan meluncur dengan kecepatan 100 km/jam.

Aqualoop

Aqualoop merupakan salah satu tempat seluncur paling ekstrim didunia, bakal buat jantung berhenti sejenak.  Disini Anda akan merasakan turunan dan tanjakan yang tajam. Menurut pembuatnya, hanya orang-orang yang punya nyali yang bisa naikin tempat seluncur ini.

Pertama-tama kalian akan dimasukkan kedalam sebuah kapsul dulu dan disuruh nunggu sampai giliran kalian turun. Anda akan dijatuhin dari ketinggian 20 meter, kemudian akan merasakan 2 kali putaran yang akan di bawa dengan kecepatan 50 km/jam.

Finlandia Berikan Sensasi Menginap di Kereta Luncur


Melancongyuk - Anda  ingin merasakan sensasi menginap di kereta luncur? Cobalah ke Finlandia, disana ada hotel kereta luncur atau disebut Aurora Wilderness Camp yang mampu menampung dua orang dengan ukuran lebar 8 kaki, panjang 15 kaki dan 6,8 meter.

Apabila Anda menginap di Aurora Wilderness Camp Anda akan di fasilitasi dengan tempat tidur, meja makan, alat memanas, dan toilet. Walaupun di luar suhunya 0 derajat akan tetap merasakan kenyamanan. Terbaiknya, atap kaca yang membebaskan untuk memandangi langit malam serta Aurora dalam kehangatan ruangan.

Konsep unik ini dibuat oleh perusahaan petualangan mewah Off The Map Travel di Finlandia. Setiap musim di awal kemunculan aurora, Off The Map akan memandu wisatawan menggunakan tiga kabin kereta luncur Aurora Wilderness Camp, menuju spot terbaik melihat aurora.

Anda akan dipandu ke tempat tinggal mereka untuk menikmati belantara dan keindahan Arktik. Masing-masing kereta luncur dilengkapi dengan alat yang dibutuhkan, untuk menjelajahi salju dan es. Seperti sepatu salju dan kereta luncur pribadi untuk berkeliling.

Desa Kilpisjarvi salah satu tujuan terbaik untuk menikmati cahaya aurora. Untuk menginap selama 3 malam 4 hari biayanya sebesar £ 1,599 atau setara Rp 27,2 juta per orang dan sudah termasuk pula untuk antar jemput dari dan ke Bandara Tromso.

Kalau Anda berminat menikmati hotel kereta luncur, harus segera pesan kamar sekarang juga. Karena hotel ini hanya tersedia hingga pertengahan April. Baru akan ada lagi Januari 2019 mendatang. Ayo buruan, jangan sampai ketinggalan!

Vatikan, Kota Suci Penuh Romansa


Melancongyuk - Mengunjungi Roma, Italia tak lengkap rasanya jika tidak singgah ke Vatikan. Bukan hanya letaknya yang khusus, komplek negara yang berada dalam kota ini memiliki nuansa religi yang sangat kental.

Vatikan hanya berjarak 3,7 km dari tempat saya menginap di kawasan Pizza di Spagna. Tak sulit untuk mengenali area negara terkecil di dunia tersebut, tembok tinggi yang memisahkan area kota Roma dan Vatikan menjadi ciri khas utamanya.

Saat tiba di Vatikan, bus yang membawa saya dan rombongan masuk ke area basement-- tempat parkir khusus bus wisata. Dari sana, saya dan rombongan berjalan menaiki anak tangga untuk masuk ke area Vatikan. 

Laura -- pemandu wisata kami mengingatkan untuk selalu berhati-hati terhadap barang berharga yang kami bawa, lantaran banyak pencopet berkeliaran di sana. Modusnya pun beragam, mulai dari bertanya seakan-akan ia juga turis hingga meminta difotokan.

Ketika memasuki Vatikan, pengunjung akan disuguhi dengan bangunan megah dengan lapangan luas di depannya. Laiknya masuk ke sebuah negara, semua pengunjung harus melalui pos pemeriksaan dan metal detector di negara seluas 0,44 kilometer persegi ini. 

Meski tak harus membawa paspor, pengunjung tetap tidak diizinkan mengambil foto atau video saat memasuki area pemeriksaan.

Sebelum bisa menjejakkan kaki ke Saint Peter Square dan Saint Peter Basilica, pengunjung harus bersiap antre. Jika sedang hoki, tak perlu mengantre lama untuk memasuki area Saint Peter Square. Sebaliknya, di hari-hari tertentu antrean pengunjung akan mengular. Hari itu saya 'hanya' mengantre selama 30 menit untuk sampai di area pemeriksaan.

Usai melalui area pemeriksaan, saya dan pengunjung disuguhi area terbuka luas yang tak lain adalah Saint Peter Basilica atau disebut juga Piazza San Pietro persis di depan Saint Peter Basilica. 

Di tengah-tengah piazza berdiri sebuah tugu/batu tinggi, The Obelisk yang dibawa dari Mesir puluhan ribu tahun lalu. Tugu ini diapit dua buah air mancur yang merupakan salah satu karya buatan Gian Lorenzo Bernini dan Carlo Moderno.

Di depannya terdapat jajaran kursi dalam jumlah banyak yang kerap dipakai umat Katolik untuk mendengarkan khotbah Paus.


Selain di hari Minggu, Paus sebenarnya akan keluar menyapa pengunjung Vatikan di hari Rabu. Sayangnya, saya mengunjungi Vatikan sehari lebih awal dari jadwal sehingga tak ada kemungkinan melihat langsung pimpinan besar umat Katolik tersebut.

Dari titik yang sama, pengunjung juga bisa melihat balkon yang kerap digunakan Paus untuk menyapa umatnya. Balkon tersebut hanya terbuka ketika Paus pertama kali terpilih dan rutin setiap tahun di malam perayaan Natal.

Meskipun ada beberapa bangunan utama, Saint Peter Basilica dengan sebuah kubah besar dengan panjang 118 meter dan lebar 64 meter-- jadi satu-satunya tempat yang boleh dieksplorasi secara gratis. 

Memang, dibandingkan bangunan lain, Saint Peter Basilica menjadi daya tarik utama dengan pilar dan bentuk bangunan yang kokoh. Namun, jika ingin berbayar ada bangunan lain seperti The Vatican Museum, Sistine Chapel, St. Peter's Dome, The Vatican Garden yang bisa dikunjungi.

Sebagai Tahta Suci umat Katolik di dunia, ada beragam koleksi karya seni dari nama-nama seperti Micheangleo, Raphael Da Vinci, Caravaggio, dan seniman besar dunia lainnya. Di samping menyimpan beragam artefak dan lukisan yang mengundang decak kagum.

Saat masuk, pengunjung akan merasakan Basilica merupakan bangunan luas dengan beberapa kapel di dalamnya. Lukisan dan pahatan memenuhi dinding dan langit-langit d Basilica. Di bagian tengah terdapat sebuah mimbar besar yang menjulang tinggi.


Di dalam Basilica juga terdapat beberapa makam Paus, bahkan ada beberapa yang dimakamkan tepat di bawah altar pada kapel. Ada banyak pengunjung yang berdoa dan menyampaikan harapannya di kapel. Selain itu juga terdapat puluhan patung orang-orang suci yang terbuat dari batu marmer.

Usai berdoa, pengunjung bisa membasuh wajah atau sedikit menyimpan air suci ke dalam botol kecil dari baki di dekat kapel. Pemandu tur saya mengatakan air suci bukan hanya terdapat di dalam kapel di Basilica, air suci di semua gereja di Roma sudah diberkati oleh Paus.

Salah satu yang mencuri perhatian saya adalah patung Saint Peter yang tengah duduk di sebuah kursi. Konon dipercaya bagi pengunjung yang menyentuh kaki patung tersebut maka bisa kembali mengunjungi Vatikan. Tak mau melewat kesempatan, saya ikut mengantri untuk menyentuh kaki patung Saint Peter agar bisa kembali ke sana.

Diperlukan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam untuk melihat sudut-sudut di dalam Saint Peter Basilica. Sebelum keluar dari area Basilica, saya lagi-lagi disuguhi tiga buah pintu besar. Hanya satu dari tiga pintu yang boleh dilalui pengunjung, sementara dua lainnya tertutup dan akan dibuka hanya di momen tertentu seperti ketika ada Paus yang meninggal atau saat Paus terpilih diperkenalkan ke publik.

Keluar dari area Basilica, pengunjung akan melihat Swiss Guard yang merupakan tentara bayaran Swiss yang bertanggung jawab menjaga keamanan Paus. Selain ciri khas seragam warna-warni dari era Renaissance, sesuai namanya hanya warga negara Swiss yang diperbolehkan jadi tentara khusus.

Lelah berkeliling, bagi pengunjung yang ingin membeli buah tangan terdapat jajaran toko oleh-oleh di dinding dekat pintu keluar Vatikan. Ada hal menarik saat saya melangkahkan kaki ke dalam toko. Ketika mendengar saya dan beberapa teman bercakap-cakap dalam bahasa Indonesia, sontak penjaga toko menyebut "Beli lima, gratis satu" dalam bahasa Indonesia.

Mendengar hal itu, saya dan beberapa teman merasa cukup terkejut. Tapi, kemampuan berbahasa Indonesia para penjaga toko memang cukup sampai menawarkan promosi, tidak lebih dari itu.

Hanya saja, saya harus sedikit kecewa lantaran saat melangkahkan kaki keluar dinding pembatas Vatikan saya menemukan pernak-pernik dan barang-barang yang sama dijual dengan harga jauh lebih murah-- termasuk tawaran untuk beli lima gratis satu.

Kejutan lain kembali menghampiri ketika saya dan rombongan bertemu dengan suster berkebangsaan Indonesia asal Nusa Tenggara Timur yang sedang menempuh studi di Vatikan sejak tiga tahun terakhir.

Lelah, saya dan rombongan melangkahkan kaki ke restoran yang menjual gelato dan espresso. Hangatnya espresso dipadu manisnya gelato rasanya pas untuk mengembalikan energi sekaligus menghangatkan tubuh di tengah cuaca dingin kota Roma. (CNN)

Irlandia Segera Punya Pantai untuk Kaum Nudis Pertama


Melancongyuk - Banyak cara untuk menikmati pantai. Ada pengunjung yang memilih untuk berenang, menerjang ombak, surfing, atau bahkan hanya sekadar bermain pasir dan berjemur. Akan tetapi, semua kegiatan itu dapat menimbulkan dampak yang sama yaitu kulit menjadi hitam dan belang.

Ya, saat beraktivitas di luar ruangan, kulit akan menjadi menghitam bila terpapar sinar matahari. Namun jika ada bagian tubuh yang tetap terbalut pakaian biasanya warna kulit akan tetap seperti sedia kala. Hal itulah yang membuat kulit menjadi belang. Maka tak heran beberapa orang memilih telanjang saat pergi ke pantai. Orang-orang seperti itu biasanya dikenal dengan kaum nudis.

Sebenarnya banyak alasan mengapa seseorang enggan mengenakan pakaian saat di pantai. Beruntung sejumlah negara menyediakan pantai khusus kaum nudis. Tak bisa dipungkiri bila pantai jenis itu memang menarik minat wisatawan. Bahkan baru-baru ini Irlandia merilis pantai nudis pertamanya.

Pantai itu adalah Hawk Cliff di Dalkey. Saat ini pantai tengah menjalani renovasi untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Pemerintah melalui Dun Laoghaire-Rathdown County Council juga sudah membuat pengumuman publik tentang perubahan jenis pantai tersebut. Berdasarkan sejumlah tanda, tampaknya pantai akan resmi dibuka bulan depan.

Beberapa pihak juga telah memperingatkan pemandian di sekitar pantai bahwa kemungkinan nanti banyak pengunjung yang mandi telanjang. Ketua Irish Naturist Association (INA), Pat Gallagher mengatakan, “Setiap negara lain di Eropa memiliki jenis pantai ini dan biasanya pemandian telanjang juga dapat dilihat di luar pantai."

Keputusan pemerintah untuk membuka pantai nudis merupakan sejarah bagi Irlandia mengingat sebelumnya negara tersebut tidak memiliki pantai jenis itu. Keputusan tersebut sebenarnya muncul setelah undang-undang Irlandia tentang ketelanjangan publik diubah pada 2017. Tidak menutup kemungkinan akan terjadi revolusi kaum nudis di negara tersebut karena INA telah melobi pihak berwenang terkait tentang pemasangan tanda-tanda yang sama di pantai.

Dengan begitu pengunjung pantai dapat leluasa untuk melepas pakaiannya. Namun pengunjung yang tetap ingin berpakaian juga tetap diperkenankan datang ke pantai. Secara teknis Hawk Cliff bukan area untuk nudis melainkan memberikan pilihan kepada pengunjung untuk tidak mengenakan pakaian.

Tapi tampaknya tidak semua pihak senang dengan keputusan tersebut. Seorang anggota dewan, John Bailey mengatakan jika dirinya menentang hal tersebut. Demikian seperti yang dikutip dari Independent, Rabu (28/3/2018).

Rostov-on-Don, Gerbang Perbatasan Kebudayaan Asia dan Eropa


Melancongyuk - Rostov-on-Don atau yang biasa disebut Rostov adalah kota yang terletak di sebelah selatan Rusia. Kota yang dikenal akan kehijauannya ini merupakan pintu gerbang antara Asia dan Eropa, khususnya dalam hal kebudayaan.

Pada era Uni Sovyet, kaum Bolshevik pernah memobilisasi massanya di dua marka tanah kota Rostov-on-Don yaitu St. Alexander Nevsky Cathedral dan St. George Cathedral. Jarak Rostov-on-Don dari Moscow berkisar 958 kilometer.

Di kota ini, taman dan alun-alun cukup mudah ditemukan. Tak heran jika tempat ini menjadi lokasi favorit untuk berjalan kaki dan mengekplorasi. Jika wisatawan mengeksplorasi Rostov-on-Don dengan berjalan kaki, maka tidak akan menemukan kemacetan yang berarti. 

Musik menjadi hal andalan di Rostov, hal ini dapat terlihat dari banyaknya gedung seni pertunjukan. Salah satu yang terkenal adalah Rostov Musical Theater. Namun tak hanya itu, masih ada beberapa lagi gedung pertunjukan seperti Maxim Gorky Academic Drama Theater, Rostov State Puppet Theater, Rostov Regional Academic Theater of the Youth, Philharmonic center, dan Kim Nazaretov jazz center.


Kawasan yang sangat 'hidup di Rostov adalah Pushkinskaya Ulitsa, di tempat ini mudah ditemui lokasi-lokasi kuliner. Bir lokal dan makanan khas, menjadi sajian utama di beberapa bar. 

Beranjak ke sebelah barat Pushkinskaya, ada Taman Gorky yang menjadi pusat keriaan kota ini. Jika cuaca bersahabat, taman ini akan dipadati oleh beragam aktivitas seperti orang yang bermain catur, keluarga yang berpiknik, hingga beberapa ekor kucing yang bermalas-malasan. 

Bagi yang ingin berbelanja, sebaiknya kunjungi Jalan Stanislavskovo. Tempat ini adalah pusatnya Rinok atau yang bisa diartikan sebagai bazaar. Berbelanja di Rinok adalah salah satu pengalaman yang tidak bisa dilupakan, karena warga Rusia terkenal suka berteriak-teriak. 

Meskipun tidak banyak orang yang bisa berbahasa Rusia, tapi tak usah khawatir karena Rubel bisa sangat mewakili percakapan antara penjual dan pembeli. Namun yang perlu diperhatikan adalah jangan pernah membeli barang terlarang di Rinok.

Sistem transportasi di kota ini terbilang kurang bersahaja, sebab sistem kereta listriknya masih sangat terbatas. Sedangkan sistem busnya cukup sulit untuk dipahami. Meskipun begitu, bus di Rostov sangat sering berseliweran jadi aplikasi seperti YandexMaps sangat diperlukan untuk wisatawan.

Intip Keindahan Wina, Kota dengan Kualitas Hidup Terbaik Dunia


Melancongyuk - Wina kembali dinobatkan sebagai kota dengan kualitas hidup terbaik di dunia berdasarkan survei tahunan perusahaan konsultan Mercer. Survei Mercer dilakukan terhadap 231 kota di dunia dengan mengukur sejumlah kriteria, antara lain stabilitas politik, perawatan kesehatan, pendidikan, tingkat kejahatan, rekreasi dan transportasi.

Sembilan tahun berturut-turut, Wina dinobatkan sebagai kota dengan kualitas hidup terbaik di dunia. Slagin Parakatil yang melakukan survei, mengungkapkan “Wina adalah pusat budaya, politik, dan ekonomi Austria yang mendapat nilai tinggi dalam sejumlah kategori,” ungkapnya kepada Independent, dikutip iNews.id, Sabtu (24/3/2018).

Di antara yang lain, Wina menyediakan lingkungan yang aman dan stabil bagi para ekspatriat untuk tinggal. Wina juga memiliki banyak penawaran barang-barang konsumsi internasional, fasilitas umum dan transportasi tingkat tinggi, dan fasilitas rekreasi yang baik. "Semua kombinasi di atas menyebabkan Wina ditempatkan di puncak," ujarnya.

Tahun ini, Mercer juga menganalisis kota-kota yang telah mengalami lompatan terbesar dalam kualitas hidup selama 20 tahun terakhir. Di Eropa, Sarajevo berada di puncak dengan peningkatan 21,5 persen, diikuti oleh Bratislava (19,1) dan Beograd (18,3), sementara Wina juga masuk dalam 10 besar dengan lompatan 5,2 persen. Kota-kota lain di seluruh dunia yang menikmati pendakian penting dalam kualitas hidup termasuk Havana (6.5), Dubai (12.2), Maputo (15), Shanghai (15.7) dan New Delhi (13.8).

Lantas, seperti apa keindahan Kota Wina? Berikut rangkumannya.

Wina memang memiliki kerusakan besar akibat bom selama Perang Dunia Kedua, tetapi berkat pemulihan, Wina terus berkembang dan berjuang untuk membuat kehidupan rakyatnya lebih baik. Kualitas hidup adalah fokus utama bagi pemerintah lokal dan nasional. Kota ini memiliki infrastruktur, kepedulian sosial, kesehatan dan sistem pendidikan yang baik. Tidak hanya itu, Wina juga berkomitmen untuk kesejahteraan budaya penghuninya.

Jika berkunjung ke Wina, Anda akan menemukan Angkutan umum yang murah, bersih dan aman. Anda dapat menyeberangi seluruh kota dalam waktu kurang dari satu jam menggunakan salah satu dari lima jalur bawah tanah, 29 rute trem, dan 127 bus.

Wina juga ramah lingkungan yang memiliki kualitas udara yang baik untuk kota besar. Wina sadar akan keindahannya. Wina terkenal karena arsitektur kekaisarannya yang dicirikan dalam bangunan era Habsburg yang monumental di jalan Ringstrasse. Ruang dan situs ini tidak hanya dipagari untuk wisatawan. Situs ini juga dari kehidupan sehari-hari di Wina.

Selain itu, Wina menekankan pentingnya budaya dan rekreasi dengan menawarkan berbagai acara gratis. Anda dapat menyaksikan acara seperti Festival Film Rathaus atau Donauinselfest, festival udara terbuka bebas terbesar di Eropa yang diadakan di sekitar balai kota yang megah.

Jika menghabiskan musim panas di sana, Anda dapat berenang di Alte Donau, sebuah danau yang sangat dekat  dari pusat kota. Namun jika mengunjungi Wina saat musim dingin, Anda akan melihat jalan-jalan dipenuhi dengan kios-kios Weihnachtsmarkt yang terkenal di dunia dan menarik pengunjung dari seluruh dunia.

Little Mermaid, Daya Tarik Wisata Kopenhagen


Melancongyuk - Bertandang ke Kopenhagen tentunya tidak akan lengkap tanpa mengunjungi sejumlah obyek wisata yang dimilikinya. Diantara sejumlah obyek wisata Kopenhagen adalah Little Mermaid yang menjadi ikon kota tersebut. Little Mermaid adalah sesosok patung perempuan tanpa busana yang terlihat sedang memandang ke arah pelabuhan Kopenhagen. Patung yang berada di atas sebuah batu di Langelinie, Kopenhagen, Denmark memiliki dimensi tinggi 1,25 meter dan berat 175 kilogram. 

Little Mermaid dibuat pada 1909 oleh pemahat Edvard Eriksen dan dipersembahkan sebagai hadiah untuk kota Kopenhagen dari pembuat bir Denmark, Carl Jacobsen, putra pendiri perusahaan bir Denmark: Carlsberg.

Patung ini terbuat dari campuran perunggu dan granit serta terinspirasi dari seorang balerina teater Kerajaan Denmark, Ellen Price yang menjadi model patung tersebut juga oleh dongeng Hans Christian Andersen tentang putri duyung yang menyerahkan segalanya untuk dapat dipersatukan dengan pangeran muda tampan di darat. 

Patung yang menjadi ikon kota Kopenhagen sejak diresmikan pada 23 Agustus 1913 telah menjadi daya tarik wisata utama. Namun dalam beberapa dekade terakhir ini telah menjadi target populer vandalisme oleh pengacau dan aktivis politik. 

Tidak terhitung sudah berapa banyak tindak perusakan dengan berbagai alasan telah dilakukan terhadap patung tersebut, antara lain: memenggal kepala patung, menggergaji lengan, melempar patung dari lokasinya menggunakan bahan peledak, bahkan mengenakan pakaian muslim pada patung tersebut. Ada suatu kisah ketika kepala patung tersebut dipenggal sebagai aksi protes pendukung tim nasional kesebelasan sebuah negara di Eropa yang mengalami kekalahan dari tim nasional Denmark.

Little Mermaid adalah salah satu patung ikonik yang melambangkan kota-kota besar antara lain: Manneken Pis di Brussels, Patung Liberty di New York dan Merlion di Singapura. (Kumparan)

Kazan, 'Kota Masjid' Salah Satu Lokasi Piala Dunia 2018 Rusia


Melancongyuk - Dari sekitar 144 juta penduduk Rusia, pemeluk Islam di sana hanya berjumlah 6,6 persen. Sisanya merupakan pemeluk Kristen dan agama lainnya.

Meski demikian, Rusia tak gentar untuk mengembangkan potensi wisata halalnya. Terutama setelah ada catatan bahwa sebanyak 121 juta turis Muslim di dunia yang melakukan perjalanan wisata sepanjang tahun lalu. 

Salah satu destinasi wisata halal di Rusia ialah Kazan, kota yang berjarak 12 jam perjalanan mobil dan satu jam penerbangan dari Moskow. 

Sama seperti Ekaterinburg, kota ini juga dihubungkan oleh jalur kereta legendaris, TransSiberian, dari Moskow yang memanjang ke Beijing.

A post shared by 🇵​🇷​🇴​ Казань (@kazan_stories) on


Tahun ini, kota yang memiliki standar hidup tinggi setelah Moskow dan Saint Petersburg itu juga terpilih sebagai tuan rumah pertandingan sepakbola dunia, dengan Stadion Kazan Arena sebagai lokasinya.

Selain disebut Kota Pendidikan--karena banyak universitas top yang berdiri di sana, Kazan juga disebut Kota Olahraga, juga karena banyak ajang olahraga yang pernah diselenggarakan di sana. 

Perhelatan olahraga dunia yang pernah digelar menyisakan banyak bangunan stadion megah yang juga bakal digunakan saat Piala Dunia pada Juni mendatang.

Populasi pemeluk Islam di kota ini lebih mayoritas ketimbang di kota Rusia lainnya. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya bangunan masjid megah yang berdiri, seperti Masjid Kul-Sharif dan Masjid Bulgar.

Kedua masjid ini selalu menjadi pusat perayaan hari raya Islam, seperti Idul Fitri dan Idul Adha. Jamaah yang datang untuk salat bisa sampai keluar area masjid.

Karena banyak dihuni penduduk Muslim, mencari kuliner halal di Kazan tidaklah sulit. Tinggal cari tempat makan yang berlogo halal yang banyak buka di pinggir jalan. 


Area Staro-Tatarskaya Sloboda, Tatar Village, dan Bauman memiliki banyak lapak penjual makanan yang bisa dikunjungi turis.

Chak-chak, Gubadiya, Peremechi, dan Kystybyi, adalah sejumlah kuliner yang wajib dicoba di Kazan. Minum teh juga menjadi tradisi di sini.

Dikutip dari Business Standard, menjelang Piala Dunia 2018 seluruh pemilik bisnis wisata di Kazan mulai melakukan persiapan.

Salah satunya ialah melatih karyawan mereka untuk aktif berbahasa Inggris dasar untuk menyambut turis dari belahan dunia yang datang.

"Saya sempat belajar bahasa Inggris dan bahasa Perancis saat masih bersekolah. Saya harap masih ingat untuk mengucapkannya saat bertemu dengan turis," kata salah seorang supir taksi di Kazan. (CNN)

Salah Satu Hotel Terbaik Dunia Berada Dalam Gua


Melancongyuk - Semakin banyaknya hotel mewah yang tersebar semakin memberikan pilihan yang beragam bagi para traveler. Tidak jarang, pihak hotel memberikan berbagai pengalaman menarik dan unik yang berbeda dari hotel yang ada.

Baru-baru ini TripAdvisor pun telah merilis 25 hotel terbaik di dunia. Dari 25 daftar tersebut, salah satu hotel di Cappacodia Turki bernama hotel Kayakapi Premium Caves memberikan pengalaman unik, sehingga para tamunya akan merasakan kembali ke zaman batu.

Properti ini pun dinobatkan sebagai hotel terbaik di Turki, hotel terbaik ketiga di Eropa, dan hotel terbaik ke-12 di dunia dari penghargaan Tripadvisor, Traveller's Choice Award 2018, berkat penginapan di dalam gua.

Dilansir dari laman Travel and Leisure, hotel ini diketahui berada di lokasi pemukiman bersejarah di Kayakapi Cappadocia. Hotel ini pun terdiri dari ratusan rumah dan struktur gua berusia berabad-abad.

Struktur bersejarah yang Anda temukan seperti gereja gua dan sebuah masjid yang akan membawa Anda kembali ke abad ke-10 dan abad ke-11. Para tamu pun bisa memilih berbagai jenis kamar yang tersedia mulai dari kamar gua, suite, dan rumah mewah. 

Ada pula kamar tipe The Grandiose Cappadocian Pool Mansion yang lengkap dengan kolam renang indoor dan outdoor serta pemandangan kota, dan menjadi kamar hotel yang paling mewah.

Bagi mereka yang ingin berenang dengan pemandangan kota dapat menuju kolam renang yang ada di tingkat atas hotel. Para tamu akan disuguhi pemandangan panorama Kayakapi, Cappadocia, dan balon udara yang diketahui terbang di atas area tersebut.


Hotel ini juga merupakan rumah bagi berbagai restoran yang menyajikan hidangan tradisional Kapadokia dan internasional, serta dilengkapi dengan gudang anggur sendiri, dan beberapa lounge yang bertempat di dalam gua.

Selama menginap, para tamu juga akan disuguhi pemandangan kota Ugrup dan Taman Nasional Goreme dan Situs Batu Cappadocia, yang keduanya masuk sebagai Daftar Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1985.

Sochi, 'Permata Laut Hitam' Rusia


Melancongyuk - Rusia bakal menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018. Tepatnya, ajang sepakbola antarnegara dunia itu bakal digelar pada bulan Juni mendatang.

Selain di Moskow dan Saint Petersburg, pertandingan sepakbola juga bakal diadakan disejumlah kawasan lain di Rusia. Salah satunya ialah Sochi, tepatnya di Stadion Fisht.

Sebelum Piala Dunia, Sochi juga sempat menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin pada 2014. 


Sochi disebut sebagai 'Pusat Musim Panas' di Rusia, karena kawasannya yang dekat dengan Laut Hitam. Di sana berdiri banyak resor dan tempat hiburan yang ramai dikunjungi oleh 4 juta turis setiap tahunnya. 

Musim turis di Sochi biasanya berlangsung dari bulan Mei sampai September. Populasi Sochi yang dihuni oleh 343 ribu jiwa bakal bertambah dua kali lipat dengan kehadiran turis pada bulan-bulan tersebut. 

Dari Moskow, Sochi dapat ditempuh dengan berkendara mobil selama sehari semalam, kereta selama 25 jam, atau penerbangan selama tiga jam.

Datang dengan pesawat bisa dibilang paling sering dilakukan turis, dengan harga tiket yang lumayan terjangkau Rp1 jutaan per orang sekali berangkat.


Sesampainya di Sochi, turis bisa berkeliling kota dengan bus, kereta, atau taksi. Bisa juga 

Yang gemar berbelanja bisa mendatangi Mal Alexandria, Mal Melodiya, Moremall, Jalan Navaginskaya, Sun City, atau Pasar Avangard.

Untuk urusan kongko di malam hari, turis bisa mendatangi Bar Cocos, Bar London, atau Delirium & Boroda. 

Penggemar wisata kuliner juga jangan lupa menyantap kuliner khas Rusia yang populer di Sochi, seperti Sup Solyanka, Khinkali, Khachapuri, Borsch, dan keju buatan lokalnya yang sedap.

Selain Piala Dunia, tahun ini Sochi juga kebagian menjadi tuan rumah ajang Formula 1 pada September mendatang.


Brussels yang Terkenal dengan Patung Kencing


Melancongyuk - Ada yang menarik dari kota Brussels, Belgia. Kalau ada pertanyaan apakah landmark dari kota ini? Maka jawabannya pastilah patung kecil anak laki-laki yang terletak di tengah-tengah kota. Patung ini terbuat dari perunggu dan tingginya hanya 61 sentimeter. Uniknya, patung ini berpose telanjang dan sedang kencing, seperti air mancur sehingga disebutlah ia sebagai Manneken Pis.

Manneken Pis didesain oleh seorang pemahat dari Brussels bernama Hiëronymus Duquesnoy the Elder. Ia mendirikan patung ini pada tahun 1618 atau 1619. Patung perunggu yang ada sekarang, merupakan pengganti patung Manneken Pis lama yang juga mengeluarkan air kira-kira sejak tahun 1451-1452. Air tersebut dahulu digunakan sebagai sumber air minum.

Menariknya, meskipun kecil dan aneh, ternyata patung ini pernah dicuri setidaknya sembilan kali, kemudian ditemukan kembali. Sempat hancur sampai sebelas bagian, disatukan kembali, dan dibuang ke dasar kanal. Akhirnya, karena terlalu sering jadi korban vandalisme, patung Manneken Pis yang asli pun disimpan di dalam museum kota Brussels. Sementara yang terletak di air mancur hanyalah replikanya.


Lalu apakah cerita sesungguhnya di balik Manneken Pis ini? Tidak ada yang benar-benar tahu. Legenda yang paling populer adalah cerita tentang Duke Godfrey III dari Leuven, yang menjadi raja saat masih berumur dua tahun. Saat itu, Duke Godfrey III berperang melawan raja Grimbergen. Ketika sedang berperang, Duke Godfrey III dimasukkan ke dalam keranjang oleh pasukannya dan digantungkan ke pohon. Dari atas pohon, Duke Godfrey III mengencingi pasukan musuh dan akhirnya musuhnya pun kalah.

Cerita lainnya adalah ada seorang ibu yang kehilangan anak laki-lakinya ketika sedang berbelanja di kota Brussels. Sang ibu panik dan seluruh kota ikut-ikutan mencari anak tersebut, termasuk wali kota Brussels. Ketika ditemukan, ternyata anak tersebut sedang kencing di pojokkan.


Landmark kota Belgia dan cerita di baliknya memang sedikit aneh. Meskipun begitu, Manneken Pis tetap menjadi incaran para turis untuk berfoto bersama. Menariknya, Manneken Pis tidak hanya sendirian. Beberapa ratus meter dari tempatnya berdiri, ada Jeanneke Pis dan Zinneke Pis. Mereka adalah anak perempuan dan anjing yang sedang pipis juga. Brussels memang terkenal dengan makhluk-makhluk yang sedang pipis ini.

Mengintip Pulau Khusus Wanita di Finlandia


Melancongyuk -  Kristina Roth, seorang pengusaha wanita dikabarkan baru saja mewujudkan mimpi dengan menciptakan Pulau SuperShe, yaitu pulau di lepas pantai Finlandia yang dikhususkan bagi para wanita. Roth mengatakan, wanita perlu berlibur yang jauh dari tekanan masyarakat untuk mengumpulkan energinya kembali.

Di Pulau SuperShe sendiri telah dibangun empat penginapan kabin mewah yang mampu menampung 10 wanita, lengkap dengan fasilitas kebugaran dan intimisasi bagi semua para tamu yang datang.

Kolaborasi Wanita Luar Biasa

Roth, seperti dikutip dari laman CNN Travel, Selasa (20/3/2018) mengatakan, gaya hidup mendorong tiap wanita untuk bisa saling terhubung, berteman, dan berkolaborasi. Sebagai mantan CEO sebuah bisnis konsultasi, Roth mengambil inspirasi dari hidupnya sendiri untuk membangun pulau khusus wanita tersebut.


"Saya benar-benar tinggal bekerja, hidup, dan bernapas di dunia yang didominasi pria. Saat saya melakukan perjalanan ke berbagai negara dalam beberapa tahun belakangan, saya menemukan banyak wanita luar biasa di seluruh dunia,’ ungkap Roth.

Roth membeli pulau kecil tersebut setelah pacaranya memperkenalkan keindahan pemandangan Finlandia. Menurutnya, Finlandia adalah wilayah kepulauan yang membuatnya jatuh cinta.

“Pacar saya memperkenalkan pulau ini, setelah saya membelinya, kami mulai merenovasi,” ungkap Roth.

Tidak Semua Wanita Bisa Berkunjung

Roth tidak sembarangan dalam menerima tamu yang ingin menginap di Pulau SuperShe. Manajemen pulau ini telah mengatur sehingga tidak semua wanita bisa berkunjung dan menginap di pulau ini. Roth akan menyeleksinya.

"Nomor satu yang paling penting bagi saya adalah Anda perlu memiliki kepribadian yang luar biasa, seperti kepribadian optimis, keren, karena Anda akan berada di sebuah pulau khusus wanita," kata Roth.

Untuk menguji fasilitas pulau, Roth berencana akan mengundang anggota VIP komunitas SuperShe pada Juli tahun ini. Roth yang juga memiliki properti di Turks dan Caicos bahkan akan merenovasi dua pulau tersebut jika resor pulau khusus wanita SuperShe pertamanya sukses.