Tampilkan postingan dengan label Wisata Nusantara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Nusantara. Tampilkan semua postingan

Warung Nako, ‘Warteg’ Milenial di Kota Bogor


Melancongyuk -  Selamat datang di Kota Bogor. Kota ‘transit’ yang juga jadi destinasi kuliner. Beragam jenis makanan hingga tempat nongkrong bisa Anda temukan di kota hujan ini. Sebut saja Jalan Suryakencana atau Jalan Pajajaran, jadi surga kuliner.

Deretan rumah makan hingga kafe kekinian, bisa ditemui di sepanjang Jalan Pajajaran. Salah satunya, warung makan dan ngopi baru yang berada di Jalan Pajajaran Indah V, Nomor 38-4. Letaknya persis bersebelahan dengan resto Two Stories yang lebih dulu buka.

Warung Nako. Punya konsep ‘warteg’ berbalut desain modern. kedai ini bermula dari kegemaran jajan para owner-nya. Namun belum menemukan kedai makanan yang bisa dinikmati oleh keluarga. "Kalau makanan western sudah banyak, tapi konsep warung nasi ini belum ada di Bogor,” jelas JB Khrisna Susanto, salah satu Owner Warung Nako saat ditemui Kamis, 12 Maret 2018.

Konsep warteg (Warung Tegal) yang identik dengan kaca nako juga menginspirasi desain sekaligus nama dari rumah makan ini. Hampir seluruh bangunannya dibuat dari jajaran kaca nako, ditambah aksen-aksen modern bernuansa putih dan unsur kayu jadi tambahan desain minimalisnya.

"Warung Nako juga punya filosofi, singkatan dari nasi dan kopi,” katanya. Karena Warung Nako punya dua produk yang disatukan, yakni warung nasi dan kopi.


Memasuki pintu utama Warung Nako, Anda, langsung bisa menemui etalase ‘touch screen’ untuk memilih menu makanan. Mulai dari lauk pauk, tumis sayuran, kerupuk, hingga minuman. Uniknya, Anda  juga bisa memandang deretan kaleng kerupuk yang tersusun rapih tepat di atas etalase ini.

Warung Nako, punya beberapa spot duduk yang terdiri dari dua lantai. Dari pintu utama lantai dasar, sisi kanan adalah area makan terbuka dengan pendingin kipas dan non smoking. Sisi kiri, adalah Kopi Nako yang menyediakan ragam kopi nusantara dan camilan khas Indonesia.

Area kopi ini pun terbagi lagi dalam tiga spot. Ruang utama di depan meja kasir sekaligus coffee maker, ada ruang duduk berpendingin yang bisa menampung 8-10 orang.

Berikutnya ada area terbuka yang juga berpendingin, namun didesain beratap tinggi. Spot ini sebenarnya smoking area, hanya bisa digunakan perokok mulai dari jam tiga sore.

Masih di sisi sebelah kiri pintu utama, adalah area depan Kopi Nako yang juga bisa diduduki untuk perokok. Apalagi menikmati santai sore sambil ngopi cantik.

Lantai dua pun terbagi dalam dua sisi. Sisi kanan area terbuka untuk makan atau ngopi yang juga boleh digunakan bagi perokok, sementara sisi kiri adalah ruang tertutup ber-AC atau private area yang bisa dipesan untuk acara tertentu.

"Ada lagi area jembatan yang kami gunakan untuk tempat makan saat weekend, soalnya kalau weekdays lokasi ini jadi tempat foto-foto," tambah Khrisna. Soal kapasitas, Khrisna mengatakan Warung Nako bisa menampung 250-300 orang.

Unggulkan Rasa Lokal

Urusan rasa, Warung Nako mengutamakan kesan lokal. Baik warung maupun kopi, dua-duanya berasal dari bahan lokal dan ghadirkan cita rasa lokal. Warung ini, punya 20-30 menu yang berubah setiap harinya. Mulai dari pilihan masakan berbahan ayam, ikan, daging, sayuran, hingga jengkol.

Nasinya pun terdiri dari dua pilihan, yakni nasi merah dan putih. Bagi Anda yang ingin mengurangi kadar gula, pilihan nasi merah sangat nikmat menemani makan siang di Warung Nako.

Khrisna menjelaskan, Warung Nako mengutamakan bumbu khas nusantara dan cita rasa lokal. Ke depannya, warung nasi yang baru buka awal Maret lalu ini akan membuat tema masakannya. "Rencananya kami akan buat tema yang berputar, mulai dari hidangan khas Sunda, Jawa, Sumatera.”

Sedangkan pilihan minumnya, Warung Nako menerapkan sistem isi ulang. Teh misalnya, saat memesannya Anda hanya diberi gelas yang diisi es atau kosong. Karena tehnya bisa diisi di stastion minumannya dan bebas untuk pengisian ulang.

Atau minuman sehat berbahan buah, Warung Nako menjual aneka jus berbahan alami dengan gula batu. Kemasannya dalam botol dengan rasa buah naga, kedondong, hingga sirsak.

Bukan Sekedar Makan, Ngopi Juga Asyik


Sama halnya dengan warungnya, Kopi Nako menghadirkan minuman yang berasal dari lokal baik kopi maupun bahan peracik lainnya. Aneka snack teman minum kopinya bukan berisi kue modern kebarat-baratan, melainkan aneka kue tradisional, seperti roti gambang, kue pukis, dan pisang goreng.
Dari Kopi Nako, Anda bisa mencoba spesialisasinya. Diberi nama sama dengan tempatnya, Kopi Nako adalah minuman kopi dingin bercampur krim kental yang lezat. Cocok dinikmati sambil kongkow seru bareng teman.

Seperti Nita dan kawan-kawannya. Pelajar SMP di Bogor ini terlihat asyik memesan Kopi Nako bersama teman-temannya. "Pesennya sama Kopi Nako semua karena rasanya enak dan susu banget, kita rencananya minum di area atas kali ya," katanya.

Bukan kali pertama Nita bersama temannya berkunjung ke sini. Menurutnya, tempatnya asyik, cocok buat foto-foto, dan harganya terjangkau. Makanya Ia pun menjadikan destinasi ini sebagai salah satu favoritnya.

Kalau istilah ‘zaman now’, Anda bisa menikmati “ngopi cantik” sambil hunting berbagai spot foto kekinian. Saran kami, kala sore hari, paling asyik ngopi di area luar Kopi Nako.

Lokasinya persis di depan parkiran mobil, di sini ada bangku-bangku terbuka dengan meja bulat yang nyaman untuk grup kecil. Kopi Nako boleh diminum di area mana saja termasuk warung. Tapi, untuk makanan tidak boleh dibawa ke area kopi, ya!

Baik Warung maupun Kopi Nako, keduanya jadi satu destinasi yang seru dikunjungi bersama keluarga maupun teman. Karena tempatnya nyaman dengan makanan ‘sederhana’ yang nikmat. Harganya cukup terjangkau mulai dari 15-29 ribu rupiah.

Menuju Lokasi

Bagi Anda yang ingin makan ‘warteg’ ala milenial, alias di tempat modern yang punya banyak spot instagramable, tempat ini cocok untuk didatangi. Lokasinya cukup dekat dari terminal Baranangsiang.

Kalau naik kendaraan pribadi mobil dari arah keluar Tol Bogor belok kiri hingga bertemu Gramedia Pajajaran. Lalu belok kiri dan lurus sampai bertemu putaran balik di depan SMA Negeri 3 Bogor. Putar balik dan belok kiri kembali, tak jauh dari belok ini setelah Bogor Medical Center (BMC), Warung Nako tepat di sebelah Two Stories.

Arah yang sama berlaku untuk kendaraan roda dua. Anda harus menuju Terminal Baranangsiang terlebih dahulu dan bertemu Pajajaran setelah pintu keluar tol. Lalu ikuti arah yang sama.

Kalau menggunakan kendaraan umum seperti kereta. Dari Stasiun Bogor Anda bisa naik angkutan kota (angkot) 03 jurusan Terminal Baranangsiang – Bubulak. Turun di Gramedia Pajajaran dengan tarif 3.500. Lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju lokasi atau naik ojeg motor. (Sportourism)

Belajar dan Berwisata di Taman Anggrek Sri Soedewi Jambi


Melancongyuk - Objek wisata yang berada di pusat kota jambi ini sangat wajib di kunjungi bagi pencinta tanaman , apalagi bagi anda yang hobi bercocok tanam, khususnya bunga angrek . 

Sangat sulit memang untuk bercocok tanam bunga anggrek butuh kesabaran , ketekunan dan modal yang besar untuk merawat tanaman anggrek , tidak heran jika bunga angrek harganya sangat tinggi.

Di Taman Anggrek Sri Soedewi yang terletak di Jl. Jendral Ahmad Yani, Kecamatan Telanaipura, kota Jambi ini pencinta tanaman anggrek akan di manjakan dengan berbagai macam jenis anggrek yang sulit di temukan di tempat lain. Tempat yang asri membuat taman anggrek ini sangat cocok untuk duduk bersantai di sana.

Selain bersantai sambil menikmati keindahan taman anggrek , pengunjung disuguhkan dengan berbagai macam tanaman anggrek yang mudah di temukan hingga yang langkah di sana. Anggrek langka ini adalah Phalaenobsis Violase, masyarakat Jambi mengenalnya dengan anggrek bulan. Habitatnya ada di kabupaten Sarolangun.


Fasilitas yang terdapat di dalam taman anggrek terdapat mushola , pendopo , pondok untuk bersantai  serta danau yang sangat menyejukan mata. Adapun jenis-jenis tanaman angrek yang terdapat di sini antara lain adalah anggrek arundina, acriopsis, dan bolbophyllum yang merupakan jenis anggrek liar yang sering di temukan didalam hutan.

Tak hanya berlibur, anda juga bisa menambah pengetahuan tentang jenis-jenis anggrek serta mempelajari cara merawat  anggrek disini. 

Maka dari itu, Anda tak akan rugi berkunjung kesini. Untuk dapat berkunjung ke lokasi Taman Anggrek Sri Soedewi ini, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum yang tersedia di kota Jambi lokasi yang strategis membuat anda sangat mudah untuk berkunjung ke Taman Anggrek Sri Soedewi . (Dendy Seftiawan)

Liang Tembo, Destinasi Wisata Unik Sitaro


Melancongyuk - "Liang Tembo" menjadi salah satu destinasi wisata andalan baru, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Lokasi ini memang menyimpan sejumlah keunikan yang menarik untuk didatangi.

"Liang tembo berarti gua kepala, karena memang di tempat itu ada 12 tengkorak kepala manusia dan berlokasi di Dusun Tanganga, Desa Tanaki, Siau barat Selatan, Sitaro," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sitaro, Eddy Salindeho, di Ondong, Sitaro, Sabtu (14/4).

Ia mengatakan, "liang tembo" memiliki keunikan karena sering dianggap sebagai gua keramat dan punya kekuatan mistik oleh warga sekitar, bahkan oleh umumnya penduduk asli daerah tersebut.

Seorang pemandu wisata lepas, di Tanaki, bernama Jokman Harani, mengatakan "liang tembo" konon merupakan tempat tengkorak 12 kakak beradik, yang merupakan leluhur dusun Tanganga Tanaki yang dalam bahasa lokal disebut "yupung".

"Di antara 12 orang ini, ada seorang perempuan yang sangat terkenal keberanian dan kehebatannya bernama Dorongdasi, sehingga diabadikan oleh masyarakat dalam tarian lokal Sitaro," katanya.

Menurut Jokman, dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, "liang tembo" banyak dikunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara, yang mau melihat keberadaan tempat itu dan mendengarkan cerita mistik dibaliknya.

Bahkan menurutnya, warga lokal Sitaro, juga menjadikan "liang tembo" sebagai lokasi kunjungan sehingga setiap hari tempat itu ramai oleh pengunjung.

Dia bertutur, berdasarkan cerita yang beredar di masyarakat, "liang tembo", sering dijadikan sebagai tempat perlindungan terutama pada saat orang-orang Mangindano datang menyerang, maka secara mistis akan dibantu oleh tengkorak ke-12 yupung itu.

"Ternyata orang-orang yang datang menyerang dan menjarah desa tersebut, dihalaukan secara misterius, sehingga warga sangat menghormati dan menghargai tempat itu sebagai "liang tembo".

Seorang wisatawan asal Jerman bernama Heiko M Schauer, yang sedang mengunjungi tempat itu, mengaku merasa ada keanehan saat berada di situ, tetapi senang. "Rasanya aneh namun menyenangkan bisa berada di yang penuh misteri seperti ini," katanya. (Antara)

Waterpark Termegah di Jepara


Melancongyuk - Kampung kelahiran R.A Kartini punya waterpark terbesar yang patut untuk disambangi, Namanya adalah Jepara Ocean Park (JOP), merupakan taman rekreasi air untuk keluarga yang memiliki beragam fasilitas terbaik untuk memanjakan para pengunjungnya.

Semenjak diresmikan pada 2016 lalu, taman rekreasi air yang memiliki 36 slide dan mampu menampung sekitar 20 ribu pengujung ini diklaim sebagai wisata air terbesar di Jawa Tengah. Sehingga tak heran bila destinasi ini dilengkapi dengan berbagai wahana permainan menarik.

Wahana air yang berdiri di atas lahan seluas 11 hektare ini terletak di Pantai Mororejo, Kec. Mlonggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Tempat ini menawarkan kolam renang untuk semua umur, mulai untuk orang dewasa bahkan kolam untuk balita.

Di tempat ini, Anda tak hanya bisa main air, tetapi juga bisa menikmati berbagai wahana permainan lainnya. Diantaranya, outbond, flying fox, paintball, gokart, dan tak ketinggalan wahana olah raga air seperti, jetsky, banana boat, flying kite, water jetpack juga tersedia di tempat ini.

Pasalnya, lokasi JOP berada dekat dengan Pantai Mororejo, oleh sebab itu olahraga air bisa Anda nikmati. Selain itu, Anda dapat merasakan eksotisme Pantai Mororejo yang indah dan pasti akan semakin menambah keseruan liburan.

Indahnya Labengki Sombori, Miniatur Raja Ampat di Sulawesi


Melancongyuk -  Keindahan Raja Ampat yang terletak di Papua Barat sudah tersohor ke pelosok negeri hingga ke mancanegara. Keindahan tersebut sebanding dengan biaya mahal yang harus dikeluarkan. Bagi wisatawan berkantong tipis, tentu saja mengunjungi Raja Ampat bagaikan impian.

Namun jangan khawatir, bagi mereka yang berbudjet minim dan penasaran dengan keindahan Raja Ampat, tempat yang satu ini wajib dikunjungi. Mungkin bagi beberapa wisatawan tempat ini sudah tak asing lagi, Labengki Sombori, wisata alam yang terletak di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil serta pulau besar. Lima pulau besar disebut Labengki besar, Labengki Kecil, Pulau Namira, Tukoh Kulay dan Pulau Mauang, serta banyak pulau kecil tanpa nama. Pulau ini menjadi surga bagi mereka yang gemar menyelam, snorkeling, memancing.

"Labengki miniatur Raja Ampat, tidak jauh dari Kendari  sekitar 2,5 jam. Tempat ini sedang hits di kalangan turis ataupun wisatawan lokal," kata Aries Mukti, marketing Kakaban Trip saat ditemui di Garuda Indonesia Travel Fair 2018, Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Minggu 8 April 2018.

Paket tur yang ditawarkan juga lebih terjangkau yaitu Rp 1,9 juta untuk paket tiga hari dua malam. Paket sudah termasuk menginap dengan menggunakan tenda, makan, tour, antar jemput, tiket on the spot, kecuali sewa alat snorkeling. >Selengkapnya<

A post shared by LABENGKI DIVE TRIP (@labengkidivetrip) on

Bogor Menjadi Destinasi Golf Terbaik Se-Asia Pasifik


Melancongyuk - KABUPATEN Bogor, Jawa Barat, ditetapkan menjadi destinasi golf terbaik di Asia Pasifik atau Best Golf Destination In Asia Pacific dari Asosiasi Golf Asia Pacific.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Jakarta, mengapresiasi prestasi Pemerintah Kabupaten Bogor memperoleh penghargaan yang diterima Indonesia (Kabupaten Bogor) pada November 2017 di Vietnam.

"Kementerian Pariwisata mendukung Bogor menjadi tempat wisata olahraga golf dengan keunggulan 12 lapangan golf-nya yang bertaraf internasional. Bisa dibilang golf itu Bogor," kata Menpar Arief Yahya.

Menteri Arief Yahya menerima Bupati Bogor Hj. Nurhayanti yang melaporkan dan menyerahkan penghargaan Best Golf Destination In Asia Pacific di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kemenpar, Selasa (10/4).

Menurut Menpar, Bogor sebagai satu-satunya daerah yang memiliki lapangan golf terbaik, mampu menyelenggarakan event golf internasional dengan baik, dan pemkab-nya mendukung dengan bagus.

"Bogor luar biasa dengan segala objek wisatanya, saya berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bisa mencontoh Lombok (NTB) dan Banyuwangi (Jatim) yang lokasinya dekat dengan Bali, maka Bogor harus memanfaatkan kedekatannya dengan Jakarta untuk menarik wisatawan mancanegara (wisman) lebih banyak lagi," katanya.

“Kalau Lombok saja bisa mendatangkan 4 juta wisatawan mancanegara, maka Bogor harus bisa meraih capaian itu,” kata Arief Yahya.

Menpar juga meminta Pemkab Bogor yang memiliki lanskap kawasan puncak harus bisa menggali dan memaksimalkan potensi wisata yang ada seperti wisata alam, wisata olahraga, wisata UMKM maupun wisata kuliner.

Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti menjelaskan penghargaan Best Golf Destination in Asia Pacific yang diraih Kabupaten Bogor atas penilaian Asosiasi Golf Asia Pacific Pemkab Bogor salah satunya berkat keberhasilan penyelenggaraan Bogor Wonderful Golf dengan pelayanan yang prima kepada para peserta.

"Alhamdulillah Kabupaten Bogor ini dianggap yang terbaik di Asia Pacific, hal itu dinilai dari lapangan golf-nya yang berstandar internasional, pelayanannya yang ramah, dan harganya yang terbilang murah," jelas Nurhayanti.

Bogor Wonderful Golf sendiri, kata Nurhayanti, akan kembali diselenggarakan untuk ketiga kalinya pada 6-7 September 2018.

Ajang itu diharapkan akan meningkatkan kunjungan wisman ke Kabupaten Bogor yang tahun lalu mencapai lebih dari 500 ribu wisman. "Tahun kemarin dari hampir 8 juta wisatawan, 500 ribu di antaranya adalah wisman. Dengan diselenggarakan Bogor Wonderful Golf secara rutin kita harapkan kunjungan wisman akan meningkat signifikan,” kata Nurhayanti. (Okezone)

Waduk Selorejo, Bendungan di Malang yang Dikelilingi Tiga Gunung


Melancongyuk - Berbicara soal Malang, Jawa Timur, barangkali terbersit suasana sejuk dengan angin semilir yang menyambut wajah kita dengan ramah. Sensasi menyejukkan mata dan batin akan semakin kamu rasakan saat berkunjung ke Waduk Selorejo. Sejauh mata memandang, kamu bisa melihat tiga gunung mengelilingi bendungan seluas 650 hektar itu.

Ya, view Gunung Kelud, Gunung Anjasmoro, dan Gunung Kawi dari kejauhan mempercantik Waduk Selorejo. Belum lagi pemandangan nelayan yang sibuk menebar jala dan tumbuhan hijau di sekitar waduk. Panorama itu tampak bagai lukisan maha karya Sang Pencipta.

Bendungan Selorejo terletak di Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Malang. Jaraknya dari pusat Kota Malang sekitar 48 kilometer. Tak heran kamu akan merasa sejuk jika bertandang ke sana. Sebab, waduk yang juga dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik itu berada pada ketinggian 600 mdpl.

Bendungan yang diresmikan pada 1970 dan dikelola oleh Perum Jasa Tirta itu juga difungsikan sebagai destinasi wisata. Traveler bisa menantang adrenalin dengan melewati jembatan gantung yang melintang di sana. Saat kamu menyeberanginya, jembatan itu akan sedikit bergoyang mengikuti langkahmu. Seru!

Yang lebih menarik lagi, kamu bisa naik perahu motor milik penduduk setempat untuk menyeberang ke Pulau Jambu. Ya, pulau seluas 7,5 hektar itu terletak di tengah waduk dan dimanfaatkan sebagai kebun jambu. 
Untuk menyewa perahu motor, kamu harus menyiapkan Rp 50-100 ribu per jam. Ada juga perahu dayung yang disewakan Rp 30 ribu per jam. Sedangkan tiket masuk kebun jambu dikenai Rp 5 ribu per orang.

Di sana kamu bisa memetik jambu biji yang dibiarkan tumbuh rimbun. Kamu bisa memakan langsung hasil petikanmu sepuasnya. Selain itu, jambu biji ini juga bisa kamu beli dan dibawa pulang. Menyenangkan, bukan?

Bagi kamu yang hobi memancing, jangan lupa siapkan kailmu saat berkunjung ke Bendungan Selorejo. Potensi ikan air tawar di waduk itu memang besar. Sebab, sekitar 400-500 ribu bibit ikan disebar tiap tahun. Mulai dari nila tombro, wader, mujaer, tawas, udang, dan ikan lainnya bisa kamu buru.
Fasililtas untuk pengunjung di Selorejo pun cukup lengkap. Selain perahu wisata, telah tersedia pula hotel, cottage, food center, lapangan golf 9 hole, hingga camping ground.

Dengan fasilitas yang lengkap, tiket masuk Taman Wisata Selorejo terbilang cukup terjangkau, yakni dipatok Rp 10 ribu per orang. Dengan suasana menyejukkan dikelilingi tiga gunung dan aktivitas wisata yang menyenangkan, siapa yang bisa menolak?

Uniknya Pemandian Air Soda, Penyembuh Berbagai Penyakit


Melancongyuk - Di Indonesia ada satu tempat pemandian yang cukup unik. Yakni, berendam dalam air soda. Saat Anda menjadikan air soda sebagai minuman yang menyegarkan, di Tapanuli Utara justru dijadikan sebuah destinasi pemandian atau berendam. Penasaran?

Di Tapanuli Utara, tepatnya di Desa Parbubu I, Kecamatan Tarutung, Sumatera Utara ada satu destinasi unik. Yakni kolam berendam sekaligus pemandian dalam air soda. Ya, kolam ini memiliki buih-buih seperti air soda.

Saat masuk dalam kolam, orang akan merasa hangat dan banyak buih atau gelembung yang menempel pada tubuh. Namun, jika air soda yang biasa diminum memiliki rasa yang cenderung manis, kolam di sini tak memiliki rasa.

Air yang menyerupai soda ini pula memiliki banyak khasiat yang sudah dibuktikan para pengunjung yang hadir. Seperti mengobati penyakit kulit hingga sebagai terapi bagi penderita penyakit stroke. Ada pula yang mengatakan, berendam di kola mini membuat kulit menjadi lebih lembut.

Kolam ini memiliki kedalaman 1,8 m bahkan menurut penelitian dokter bisa juga diminum. Khasiatnya bisa menjadi obat rematik, pengapuran, dan asam urat. Namun, Anda harus tetap berhati-hati karena terkena percikan air soda ke mata akan menyebabkan perih.

Kolam yang oleh masyarakat sekitar, pemandian ini dikenal sebagai Pemandian Air Soda Tarutung atau Aek Rara. Selama berendam, Anda juga akan memandang hamparan sawah dan Bukit Barisan yang menyejukkan mata di sekitarnya.

Tak salah memang, jika destinasi ini jadi salah satu lokasi favorit wisatawan saat berakhir pekan. Selain karena ciri airnya yang berkarbonasi nan unik, destinasi ini juga tak memungut biaya bagi pengunjungnya.

Meski tak memungut biaya, pengunjung diharuskan membayar untuk membilas tubuh atau ke kamar kecil. Pengelola pun memperoleh pendapatan dari makanan atau minuman yang terdapat pada warung di sekitar lokasi. (Sportourism)

Pernah Coba Memek? Warisan Kabupaten Simeuleu yang Bikin Ketagihan


Melancongyuk - Indonesia memiliki ribuan hamparan pulau-pulau yang indah untuk dikunjungi. Tak hanya itu, kuliner khas setiap daerahnya cukup beragam dan aneh serta unik, mulai dari peyajiannya sampai dengan nama makanan yang dihidangkan.

Salah satunya kuliner unik yang berasal dari Kabupaten Simeuleu, Aceh bernama memek. Memang belum banyak orang tahu makanan ini berikut daerah asalnya. Walaupun nama makanan tersebut selalu diartikan dengan hal negatif, namun rasanya sangatlah enak dan bakal membuat Anda ketagihan.

Memek adalah makanan warisan nenek moyang masyarakat Simeuleu yang khas dan mantap. Makanan tradisional yang rasanya manis seperti bubur ini telah ada sejak turun temurun, sebelum Indonesia merdeka.

Makanan yang diberi nama aneh ini terbuat dari beras ketan yang digongseng, pisang ditumbuk, gula, serta santan yang diperas menggunakan air hangat. Semua dijadikan satu nampak seperti bubur manis beraroma pisang yang legit.

Makanan klasik ini kerap dihidangkan masyarakat saat bulan Ramadan atau Hari Raya Idul Fitri. Bahkan memek ini acap kali disajikan sebagai makanan pembuka bagi para tamu dari luar daerah yang berkunjung ke pulau paling barat Indonesia itu.

Dulunya memang, memek ini merupakan kuliner peninggalan dari zaman kerajaan sebagai bentuk penghormatan kepada tamu yang datang. Seiring perkembangan zaman, kuliner khas ini sudah mulai jarang ditemui di Simeulue, kalaupun ada biasanya pengunjung memesan sebelumnya. Untuk harga perporsinya dibandrol Rp. 10.000. (Sportourism)

Kereta Gantung Ajak Turis Nikmati Suramadu dari Ketinggian

Pemandangan Jembatan Suramadu dari ketinggian. (Dok. Hutama Karya)
Melancongyuk - Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan wahana wisata baru berupa kereta gantung yang nantinya bisa digunakan turis untuk menikmati pemandangan Jembatan Suramadu, Taman Pesisir, Sentra Bulak hingga Jembatan Suroboyo dari ketinggian.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Kota Surabaya Agus Sonhaji mengatakan proyek kereta gantung akan dikerjakan mulai bulan April ini sehingga pada akhir tahun sudah bisa digunakan. 

"Wahana istimewa itu akan mengantarkan turis menikmati sensasi Surabaya di ketinggian, mengitari Jembatan Suramadu hingga Jembatan Suroboyo," kata Agus, seperti yang dilansir dari Antara pada Jumat (6/4).

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Eri Cahyadi mengatakan kereta gantung murni dikerjakan pihak ketiga atau pengembang.

"Insiatif mereka untuk menghidupkan kawasan Surabaya Timur lebih hidup," ujar Eri.

Namun Eri belum bersedia menyebut pengembang yang dimaksud. Ia hanya mengatakan pengembang itu bergerak di sektor properti.

Namun keterlibatan swasta itu hanya pada pembangunan awal kereta gantung, yakni untuk jalur pendek menyeberangi Jembatan Suramadu, tidak sampai melintas hingga Jembatan Suroboyo.

"Dalam perjanjiannya dengan para pengembang, pihak swasta itu hanya akan mengelola wisata gantung selama tiga tahun, setelahnya akan diserahkan pengelolaan sepenuhnya ke Pemkot Surabaya," pungkas Eri.

Jembatan Suramadu adalah jembatan sepanjang 5.438 meter yang melintasi melintasi Selat Madura, menghubungkan Pulau Jawa (di Surabaya) dan Pulau Madura (di Bangkalan, tepatnya timur Kamal).

Jembatan terpanjang di Indonesia itu terdiri dari tiga bagian yaitu jalan layang, jembatan penghubung, dan jembatan utama.

Infrastruktur yang menjadi salah satu kebanggaan Indonesia ini dibangun saat pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri pada 20 Agustus 2003, lalu diresmikan saat pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Juni 2009.

Perkiraan biaya pembangunan jembatan ini adalah 4,5 triliun rupiah.

Sensasi Menantang Nyali dengan Foto di Atas Helena Sky Bridge Setinggi 100 Meter


Melancongyuk - Berjalan di atas jembatan mungkin merupakan tindakan yang biasa. Akan tetapi, bagaimana rasanya berjalan di atas jembatan gantung dengan ketinggian yang lumayan? Belum lagi di bagian bawah terdapat pemandangan taman kupu-kupu yang menarik untuk dilihat. Tentu akan timbul sensasi yang berbeda.

Sensasi tersebut bisa dirasakan bila Anda berkunjung ke Helena Sky Bridge di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Jembatan ini terletak di dalam Taman Nasional Bantimurung dan merupakan yang tertinggi dari beberapa jembatan yang ada. Tingginya mencapai 100 meter dengan panjang sekira 50 meter.

Sejak dibangun Januari tahun lalu, jembatan ini semakin populer karena banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi guna ber-selfie ria. Ya, keindahan pemandangan alam di sekitar jembatan memang menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu udara sejuk karena memiliki banyak pepohonan juga menjadi pilihan bagi wisatawan perkotaan yang jarang merasakan hal tersebut.

Pemandangan lain yang bisa dinikmati adalah ratusan jenis kupu-kupu yang berterbangan. Ada pula kawasan gunung karst Maros Pangkep yang semakin menambah keeksotisan. Melihat keindahan tersebut tidak heran bila banyak wisatawan yang menyempatkan waktu untuk berkunjung dan mengambil foto.

Keberadaan jembatan yang semula hanya sebagai sarana penunjang untuk membersihkan penangkaran kupu-kupu memang menambah minat wisatawan untuk berkunjung. Wisatawan bahkan rela mengantri untuk merasakan sensasi berjalan dan berada di atas jembatan. Maklum saja, pihak pengelola membatasi jumlah wisatawan yang bisa naik ke jembatan yaitu hanya lima orang saja. Alasannya apalagi kalau bukan karena keamanan.

Untuk dapat berfoto di atas jembatan wisatawan harus terlebih dahulu berjalan dari loket pembelian tiket menuju sebuah menara kira-kira 200 meter. Sekadar informasi, tiket masuk untuk naik ke Helena Sky Bridge sekira Rp 20ribuan. Biaya itu sudah termasuk peralatan keamanan sehingga wisatawan tidak perlu khawatir. Jembatan buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 waktu setempat. > Selengkapnya <


Unik, Ternyata ada Loh Masjid Terapung di Indonesia


Melancongyuk - Liburan tak melulu pergi ke daerah alam terbuka seperti gunung dan taman. Namun, banyak aktifitas menarik yang bisa dilakukan salah satunya, yakni berwisata religi.

Nah,  di Indonesia, ternyata ada beberapa obyek wisata religi yang tampilannya cukup unik dan wajib di kunjungi yakni masjid terapung.

Sesuai sebutannya, bangunan masjid yang dimaksud memang terapung alias di bangun di atas air sangat unik. Di Indonesia ada tiga masjid terapung yang menjadi destinasi wisata religi, penasaran dimana saja lokasinya?

1. Masjid Al Munawar (Ternate)

Berdiri sebagai salah satu bangunan kebanggaan Kota Ternate, Masjid Al Munawar adalah masjid terapung yang memiliki arsitektur cantik nan elok di setiap sisinya. 

Masjid Al Munawar memiliki luas sekitar 9.512 meter persegi dan bisa menampung hingga 15 ribu jamaah. Menambah kemegahannya, terdapat pula empat menara dengan tinggi 44 meter di sudut-sudut masjid. Dua di antara menara tersebut, dibangun tinggi menjulang dari dasar laut. 

Tidak hanya itu, di beranda masjid, bisa dijumpai pula kolam ikan yang bakal menambah pengalaman wisata ibadahmu di sana.

2. Masjid Arkam Babu Rahman (Palu)

Selain terapung, masjid ini memiliki daya tarik tersendiri buat kamu yang hobi berswafoto. Dimana masjid ini diterangi oleh lampu warna- warni yang terletak di setiap kubahnya.

Lampu ini akan berganti warna setiap saat, sehingga cocok sekali untuk dijadikan obyek foto dan menambah koleksi foto di media sosial kamu.

3. Masjid Amirul Mukminin (Makasar)

Buat kamu yang berencana mengunjungi Makasar, jangan lupa mampir ke Masjid Amirul Mukminin. Masjid ini terletak persis di pinggir Pantai Losari, Makasar.

Karena letaknya yang di pinggir pantai, pada saat air pasang tiba, masjid ini akan terlihat seperti mengapung di tengah lautan.

Tak heran, jika sore menjelang banyak wisatawan yang mengunjungi tempat ini beribadah sambil menikmati suasana senja di pelataran Masjid Amirul Mukminin.

 4. Masjid An Nur (Pulau Flores)

Masjid An Nur, terletak di pedalaman kampung nelayan, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Masjid ini merupakan masjid pertama di Pulau Flores yang dibuat terapung di atas permukaan laut dan menjadi salah satu destinasi wisata islami.

Uniknya, masjid ini memiliki 99 tiang penyangga yang melambangkan Asmaul Husna, nama-nama Allah yang indah, baik, agung, dan mulia. Sedangkan di bagian dalam masjid terdapat empt tiang yang melambangkan empat sahabat Nabi Muhammad SAW.

5. Masjid Al Aminah (Lampung)

Di Lampung, masjid terapung Al Aminah, berlokasi di Pantai Sari Ringgung, yang berada di Desa Sidodadi, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pasarawan.

Keunikan dari masjid ini bisa kita lihat pada halaman depannya. Halaman depan masjid Al Aminah tidak dihiasi bunga atau rerumputan seperti masjid pada umumnya. Tetapi dihiasi oleh ikan-ikan yang terlihat bergerak dan menari ke sana ke mari. (Sportourism)

KEK Mandalika, Destinasi Wisata Unggulan Masa Depan


Melancongyuk -  Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Abdul Hadi Faesal mengatakan, kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah akan menjadi destinasi unggulan di masa yang akan datang.

Pengembangan KEK Mandalika menjadi salah satu poin penting yang Hadi sampaikan saat mengikuti rapat kerja nasional (rakernas) PHRI di Palembang, Sumatera Selatan, pada Rabu (4/4) hingga Jumat (6/4).

Kata Hadi, seluruh Badan Pimpinan Daerah (BPD) PHRI menegaskan komitmennya dalam menjaga okupansi hotel untuk terus stabil terutama saat musim sepi pengunjung atau low season pada Januari hingga Maret.

"Seluruh BPD PHRI juga berkomitmen penuh ikut berperan dalam mewujudkan percepatan investasi, terutama yang bertaraf internasional," ujar Hadi melalui layanan aplikasi pesan singkat, Whatsapp kepada Republika di Mataram, NTB, Jumat (6/4) malam.

Di NTB, pengembangan KEK Mandalika menjadi primadona, baik dari segi luasan kawasan, nilai investasi, dan prospek ke depan. Hadi berharap pembangunan KEK Mandalika dapat segera beroperasi mengingat banyaknya hotel-hotel berkelas internasional yang diyakini memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata NTB.

Hadi melanjutkan, PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) --BUMN yang ditunjuk sebagai pengelola KEK Mandalika-- untuk mengedepankan kearifan lokal dalam menawarkan diferensiasi bagi wisatawan, mengingat posisi Lombok yang bersebelahan dengan Bali.

"Artinya tidak perlu mengacu pada pola Nusa Dua (Bali), melainkan mengacu pada jati diri budaya NTB, tentunya dengan memikirkan arsitektur modern jangka panjang yang memenuhi unsur seni lokal yang bisa disajikan mendunia," kata Hadi menambahkan. (Republika)

Pulau Pantara Sebuah Pulau Resort Yang Terjauh Di Kepulauan Seribu


Melancongyuk - Pulau Pantara Resort mempunyai restoran di pinggir pantai yang menyediakan berbagai masakan tradisional Indonesia, western, chinese dan juga japanese. Hal ini karena memang turis yang datang kesini berasal dari berbagai negara di dunia. wisatawan Jepang pernah menjadi langganan terbesar di pulau pantara resort ini.  Pulau Pantara memiliki cottage yang berada di dekat pantai dengan pemandangan laut yang hijau dan biru. Cottage di pulau pantara beratapkan jerami dan memiliki dinding kaca berbentuk jendela besar sehingga para wisatawan yang menginap dapat menikmati view laut.


Pulau Pantara dibandingkan dengan pulau resort lainnya yang ada di kepulauan seribu, resort di pulau pantara ini merupakan sebuah pulau resort yang berlokasi paling jauh yang ada di Pulau Seribu, apabila Pulau Putri, Pulau Sepa, Pulau Macan, Pulau Kotok, Pulau Pelangi hanya ditempuh dalam waktu 90 menit, maka untuk ke pulau pantara wisata yang ada di Provinsi Dki Jakarta ini memerlukan waktu 2 jam perjalanan mulai dari Marina Ancol menuju pulau pantara.


Fasilitas yang tersedia di pulau pantara seperti :
  • Cottage,
  • Bar,
  • Lapangan bermain,
  • Dive shop rental,
  • Snorkeling dan Diving,
  • Ruang Meeting,
  • Kolam Renang,
  • Lapangan Tennis,
  • Tenis Meja,
  • Jetski,
  • Banana Boat, dan
  • Canoe.
Pulau Pantara memiliki suasana yang sangat romantis sehingga cocok dijadikan tujuan wisata bagi para wisatawan yang sedang memadu kasih atau yang ingin berbulan madu dan juga dengan keluarga, teman kerja atau perusahaan untuk mengadakan acara di pulau pantara.


Pulau Pantara sudah termasuk sebagai Hotel setaraf berbintang 4 yang memiliki cottage-cottage besar dan juga cottage tersebut memiliki fasilitas kamar yang terdapat AC, Living Room, Bathroom di lengkapi shower dan bathup, hot water, wardrobe, tempat tidur double dan single bed, private teras.


Sumber: Pulau Pantara

Yuk, Berwisata Edukasi di Kampung Sapi Adventure Batu


Melancongyuk - Kota Batu, Jawa Timur dikenal dengan ragam wisata alam dan edukasi yang dapat Anda kunjungi. Kini, ada Kampung Sapi Adventure menjadi bagian tempat liburan baru di daerah tersebut.

Kampung Sapi Adventure berlokasi di Jalan Makam, Beji, Junjero, Kota Batu Jawa Timur. Di sini, Anda bisa berwisata edukasi dengan berbagai pengalaman menarik. Tentunya menggali pengetahuan mengenai sapi.

Ketika berinteraksi dengan sapi-sapi ini, Anda akan didampingi oleh penjaga yang nantinya akan menjelaskan secara rinci tentang sapi, serta hewan ternak lainnya. Para wisatawan pun akan diberi kesempatan untuk memberi makan hewan-hewan ternak di Kampung Sapi Adventure.

Selain memberi makan, Anda juga akan diajari cara memerah susu sapi yang baik dan benar. Proses tersebut memang membutuhkan keahlian juga kesabaran. Jika tekhniknya salah, maka sapi ini akan berontak. Untuk itu para pengunjung akan diberi arahan oleh para pembina wisata di sini.

Anda tidak hanya akan melihat dan belajar memerah sapi. Di sini juga ada area outbond. Anak-anak pun bisa memainkannya, karena terjamin keamanannya. Terdapat mjemabatan kecil untuk melatih keseimbangan, juga tebing untuk latihan memanjat.

Harga tiket masuknya pun cukup terjangkau yaitu dengan kisaran harga mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu per-orangnya. Ada dua macam pilihan, Anda bisa memilih meggunakan tour guide atau tidak. (Sportourism)

Kue Denderam Riau, Si Keling Nan Legit untuk Sarapan


Melancongyuk - Pekanbaru cocok dikunjungi pada libur akhir pekan panjang ini. Selain untuk mengeksplorasi bangunan-bangunan bersejarah yang lekat dengan cerita perdagangan masa lampau, kulinernya yang beragam tak boleh dilewatkan. Salah satu yang menarik untuk dicoba adalah kue denderam.

Kue Denderam alias peniram khas Riau adalah jajanan pasar yang populer dijuluki sebagai kueh harian Melayu. Artinya, penduduk setempat mengkonsumsi kue itu saban hari.

Dulu, kue itu hanya ditemukan saat upacara keagamaan atau momen-momen khusus, seperti bulan puasa. Namun, kini, setiap hari denderam menjadi penganan wajib santap. Terutama untuk sarapan dan teman minum teh atau kopi.

Ketua Generasi Pesona Indonesia Pekanbaru, Bayu Amde Winata mengatakan kue denderam bisa ditemui di semua pasar tradisional di Pekanbaru maupun di daerah Riau lainnya. "Apalagi di pesisir Malaka," kata Bayu saat dihubungi, Jumat, 30 Maret.

Masuknya kue denderam ke Riau memang lekat dengan sejarah awal 1900-an yang terjadi di daerah pesisir. Pada era itu, konon, Inggris membawa para pekerja perkebunan karet dan pertambangan timah dari India Selatan menuju Malaysia.

Didatangkannya kaum buruh ke tanah Melayu pada masa itu meninggalkan beberapa warisan yang masih terlacak sampai sekarang, salah satunya kuliner, dan terbawa sampai pesisir Riau. Resep mirip denderam disebut-sebut menjadi salah satu warisanya.

Maka itu, sampai sekarang, kue denderam dikenal sebagai makanan rakyat. Selain di pesisir Riau, kue serupa juga dapat ditemukan beberapa daerah di Kalimantan.

Kue denderam sekilas mirip kue cucur. Hanya, bentuknya berbeda. Denderam memiliki ukuran lebih kecil dan berlubang seperti jaring-jaring raksasa. Rasanya sangat manis. Gula aren atau gula merah royal dituang pada adonan tepung beras untuk memberi rada manis yang medok.

Seperti rasanya yang bisa masuk untuk lidah siapa pun, harga kue ini juga merakyat. Satu buah denderam dihargai Rp 1.000.

Indahnya Langit di Antara Tebing Terjal Lembah Harau


Melancongyuk - Indonesia punya banyak destinasi luar biasa. Salah satunya yang terdapat di Provinsi Sumatera Barat ini. Namanya Lembah Harau yang punya pemandangan indah di antara dua bukit nan cantik.

Secara geografis, Lembah Harau terletak di Kabupaten Limapuluh Koto, Sumatera Barat. Ngarai ini diapit dua bukit terjal dengan ketinggian sekitar 150 meter. Saat memandang ke atas, anda seperti melihat langsung tebing yang menembus awan.

Selain terkesima dengan pemandangan yang luar biasa, berada di lembah ini sangatlah menyenangkan. Suguhan udara segar berpemandangan indah menambah rasa nyaman pengunjung. Makanya, destinasi ini menjadi salah satu yang favorit bagi wisatawan saat berkunjung ke Sumatera Barat.

Sekitar Lembah Harau, terdapat tebing granit yang juga cukup terjal. Tingginya sekitatr 80-300 meter. Selain itu, pemandangan sekitarnya akan dijumpai banyak air terjun, pesawahan, serta area hijau lainnya yang menenangkan.

Lembah Harau juga ditetapkan sebagai Cagar Alam dan Suaka Margasatwa. Sebab di lokasi ini cukup banyak hewan khas Indonesia. Salah satunya Monyet Ekor Panjang yang termasuk langka. Ada pula siamang, harimau, beruang, tapir, landak, serta burung kuau.  

Saking indahnya pemandangan di Lembah Harau, wilayah ini dijuluki sebagai Lembang Yosemite-nya Indonesia. Sebuah taman nasional yang terletak di California, Amerika Serikat yang terkenal akan keindahannya di dunia.

Memiliki pemandangan bukit yang indah sejauh mata memandang dan dikelilingi air terjun sudah pasti membuat anda tertantang. Ya, untuk menikmati Lembah Harau ini anda bisa menjelajahinya dengan berpetualang air. Seperti canoeing dan panjat tebing.  (Sportourism)

Mau Jalan-jalan ke Semarang? Jangan Lewatkan Tiga Destinasi Kekinian Ini

Melancongyuk - Pariwisata Kota Semarang, Jawa Tengah kini memiliki berbagai opsi menarik, yang tak itu-itu saja.

Terutama bagi yang sudah seringkali berkunjung ke kota lumpia ini, Anda harus mencoba ragam sensasi baru wisata Semarang di akhir pekan.

Lokasinya yang cukup berdekatan, membuat Anda tidak perlu meluangkan banyak waktu. Cukup di akhir pekan, Anda sudah bisa menjelajahi destinasi wisata baru, di Semarang ini.

Berikut destinasi wisata baru di Semarang :

1. Naik Si Kenang, City Tour Semarang


Kini Kota Semarang memiliki ikon pariwisata baru, ialah Si Kenang. Bus tingkat yang akan memandu wisatawan keliling Kota Semarang ini diluncurkan tahun 2017, dan sangat layak untuk menyambut wisatawan.

Untuk naik Si Kenang, tiket diperoleh secara gratis. Anda hanya diminta menukarkan kartu tanda penduduk (KTP) dengan tiket untuk sementara.

Setelah trip selesai, Anda akan mendapatkan KTP kembali. Anda bisa menaikinya di Museum Mandala Bhakti, pemberangkatan pertama mulai pukul 08.00 WIB.

2. Kampung Pelangi


Kampung Pelangi yang tak jauh dari destinasi favorit Sam Poo Kong juga jadi ikon wisata Semarang kini.

Hampir setiap akhir pekan diburu para penikmat swafoto, termasuk wisatawan mancanegara.

Anda bisa naik bus Si Kenang untuk menuju ke sini. Di dalam Kampung Pelangi ini banyak spot-spot foto instagramable yang dibuat sendiri oleh warga di teras rumahnya masing-masing.

Untuk berfoto di sini, wisatawan cukup membayar seikhlasnya, ataupun cukup membeli jajanan dan minuman yang dijual masyarakat di sana.

3. Berpacu Gokart di Speedway


Bagi yang suka kebut-kebutan, Anda harus uji kemampuan mengemudikan gokart di sini.

Sirkuit gokart pertama di Semarang ini bernama Semarang Speedway, lokasinya di di Jalan Raya Marina, Boulevard kav 88, Marina, Semarang.

Untuk mencobanya Anda perlu mendaftar sebagai member yang didapat secara gratis dengan pemesanan dua kali paket balap/race.

Satu kali paket balap, Anda akan mendapatkan kesempatan lima menit atau sekitar delapan sampai sembilan lap. Anda akan menjajal sirkuit beton sepanjang 300 meter.

Dengan mesin GT 200 cc yang bisa melaju hingga 150 kilometer per jam.

Setelah semua perlengkapan siap, pengunjung pun diedukasi tentang peraturan dan tata cara pertama kali mengendarai gokart.

Gili Iyang, "Pulau Awet Muda" di Sumenep


Melancongyuk - Mendengar kata “Gili” pasti benak langsung tertuju pada Nusa Tenggara Barat. Namun, tidak semua gili ada di NTB lho, traveler! Pasalnya, di Sumenep pun ada sebuah daerah bernama Gili Iyang.

Pulau yang berada di Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur tersebut, tidak hanya sekadar pulau yang bisa dijadikan destinasi wisata, tapi mengunjungi Gili Iyang Anda pasti akan terus tercengang. Bagaimana tidak, di Gili Iyang banyak penduduk yang berusia satu abad alias seratus tahun lebih!

Untuk itu wajar saja menyebut Gili Iyang sebagai Pulau Awet Muda. Adapun salah satu faktor yang membuat banyak penduduknya berumur panjang ialah kandungan oksigen di udara yang banyak. Bahkan, kadar oksigen di Gili Iyang menempati posisi kedua tertinggi di dunia, dengan rata-rata lebih banyak 20 persen.

Mengunjungi Gili Iyang, para wisatawan dapat menyelam di lautan biru, bersantai di pantai berkarang, dan bermain-main di pantai berpasirnya yang indah. Selain itu, ada pula gua-gua yang tidak akan membuat traveler kecewa, sekira 10 gua bisa traveler jelajahi.

Menikmati pesona alam tidak akan lengkap jika tanpa berinteraksi dengan penduduk lokal. Di Gili Iyang para wisatawan pun bisa menjelajah dan berkeliling Gili Iyang ditemani penduduk setempat. Mereka bahkan akan mengajak Anda ke spot-spot yang dianggap mengandung oksigen tertinggi.

Para wisatawan juga bisa naik odong-odong untuk berkeliling pulau. Bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu liburan lebih lama, Anda bisa menginap di homestay, rumah penduduk, atau warung makan.

Tertarik untuk mengunjungi Pulau Awet Muda dan berinteraksi dengan penduduk lokalnya yang awet muda? Anda bisa naik pesawat dari Surabaya ke Sumenep atau naik bus dari Terminal Bungurasih Surabaya menuju ke Terminal Arya Wiraraja Sumenep.

Dari bandara atau terminal di Sumenep, Anda bisa naik angkutan umum atau sewa mobil ke Pelabuhan Dungkek. Para traveler harus melanjutkan perjalanan dengan menyewa kapal dan menyeberang perairan Pulau Madura dari Pelabuhan Dungkek menuju Gili Iyang sekira 1 jam, jika ombak bersahabat.

Ingin Swafoto Bertema Padang Pasir? Ke Bintan Saja


Melancongyuk - Dalam beberapa tahun belakangan, Gurun pasir yang berlokasi di Jalan Raya Busung, Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau ini ramai dibicarakan di ranah dunia maya. Pasalnya tempat ini punya pesona padang pasir ala timur tengah lengkap dengan spot swafoto instagrammable.

Bukit Pasir Busung memang terlihat seperti gurun pasir yang ada di Dubai Uni Emirat Arab. Gundukan pasir serta berwarna putih, merah muda hingga sedikit mengeluarkan warna ungu yang memesona ketika diterpa cahaya mentari menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Datanglah ke tempat ini menjelang sore hari. Suasana dramatis makin terlihat saat rona senja mulai membasahi seluruh kawasan gurun pasir bekas tambang ini. Keindahannya tidak kalah cantik dengan jazirah padang pasir di daerah Timur Tengah maupun Padang Sahara Afrika.


Ditambah dengan adanya sebuah sosok unta dari kayu yang berdiri dengan tegap sebagai salah satu properti membuat suasana jazirah padang pasir ini semakin terasa seperti di negeri asalnya. Sehingga tak heran jika tempat ini sering menjadi ajang wisata swafoto oleh para wisatawan.

Selain unta, ada juga ornamen berbentuk kuda yang bisa dimanfaatkan untuk seru-seruan berswafoto. Ditambah sedikit kreatifitas, foto bersama ornamen kuda di Bukit Pasir Busung akan menggambarkan aksi petualangan ala cowboy seperti di wild wild west.

Bila ingin swafoto bertemakan romantisme, bukit pasir ini juga menyediakan sebuah spot foto dengan ornamen berlambang hati. Berlatar belakang gurun pasir serta rona senja, swafoto di spot yang satu ini semakin membuat Bukit Pasir Busung kian digandrungi generasi millennial yang hobi selfie.